Gubernur VBL: Sawah Simbol Kesejahteraan

POTA, TIMORline.com-Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menegaskan, sawah adalah simbol kesejahteraan dan simbol kehidupan.

“Kita bersyukur ada di tempat ini. Sawah merupakan simbol kehidupan,” tegas Gubernur VBL dalam arahannya di depan masyarakat di Kelurahan Pota Kecamatan Sambi Rampas Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Kamis (25/06/2020).

Menurut Gubernur VBL, jika masyarakat yang ada di desa atau daerah persawahan tidak bekerja maka hanya menunggu waktu untuk orang-orang yang ada di kota untuk tidak berdaya.

“Orang desa tidak kerja yaa…orang kota tinggal tunggu waktu untuk mati,” kata Gubernur VBL sambil menambahkan, orang desa bekerja seperti budak tetapi makan seperti raja.

Gubernur mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Matim di bawah kepemimpinan bupati dan wakil bupati Matim saat ini.

“Saya apresiasi Pak Bupati dan Wakil Bupati yang telah bekerja serius untuk menyejahterakan masyarakat melalui pertanian dan peternakan. Dengan serius bekerja, kita menghilangkan stigma kemiskinan di Propinsi NTT,” tandas Gubernur VBL sambil menambahkan, manusia yang berakal sehat tidak senang dipanggil miskin.

Sementara itu Bupati Matim Agas Andreas, SH, MH mengungkapkan, pihaknya mendukung Pemprop NTT khusus di bidang peternakan.

“Kami jadikan Matim sebagai Kabupaten Ternak. Masyarakat wajib pelihara babi, kambing, ayam kampung dan ternak lainnya,” kata Bupati Agas.

Nampak hadir pimpinan OPD lingkup Pemprop NTT, anggota DPRD NTT Dapil Manggarai, pimpinan OPD lingkup Pemkab Matim, unsur Forkompimda Matim, para Camat, Kades dan tenaga kesehatan serta tamu undangan lainnya.

Editor: Cyriakus Kiik (Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *