oleh

HARI INI! Update Data Monitoring Covid-19 Kabupaten Belu

ATAMBUA, TIMORline.com-Data hasil monitoring terkini Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Belu Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan hingga Minggu, 22 Juni 2020 Pukul 15:00 wita menunjukkan, jumlah total Pelaku Perjalanan Berisiko dalam Pantauan (PPBP) sebanyak 1.974 orang berkurang sebesar 1.892 orang sehingga tersisa 82 orang PPBP.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 77 orang dan telah selesai masa pemantauan. Sementara Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 28 orang telah selesai pemantauan.

Ada pun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak tiga orang telah selesai masa pengawasan. Sedangkan Orang yang Terkonfirmasi Positif Covid-19 nihil.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu Cristoforus Melianus Loe Mau dalam rilis yang disebar kepada wartawan di Atambua, ibukota Kabupaten Belu, Minggu (22/06/2020), mengatakan, walaupun data monitoring Orang yang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, pemerintah setempat terus mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat, berdiam diri di rumah saja, atau menjaga jarak fisik.

Apabila bertemu orang lain, katanya, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan pakai sabun dan jika beraktivitas di luar rumah wajib memakai masker.

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 diminta segera melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri.

Mengutip anjuran World Health Organization (WHO) dan arahan Poresiden RI, Jubir Melianus menegaskann, semua masyarakat di wilayah yang berbatasan dengan Timor Leste itu wajib memakai masker.

“Masker N95 dikhususkan kepada tenaga medis, sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci”, tandas Melianus yang Kabag Protokol dan Publikasi Pimpinan pada Setkab Belu itu.

Kepada para pelintas yang memasuki wilayah Kabupaten Belu, Kabag Melianus meminta mereka wajib menaati semua aturan yang ada di setiap Posko Pemantauan tanpa terkecuali demi keselamatan bersama.

Diungkap pula, untuk mengatasi dampak Covid-19, Pemkab Belu menyalurkan beberapa bantuan, yakni Bantuan Sosial Tunai (BST), Perluasan Program Sembako, Jaring Pengaman Sosial (JPS) dan Dampak Ekonomi, dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (BLT-DD).

Pastikan seluruh warga yang berhak, menerima bantuan ini. Apabila ada keluhan silahkan menghubungi/SMS/WhatsApp Call Center 082112034821 & 082247307400 (disertai nama, No. KTP dan alamat lengkap).

Editor: Cyriakus Kiik

Komentar