Pengakuan Hubungan Baik PT YKI dengan Pemerintah perlu Diklarifikasi Bupati Sikka

Catatan: Petrus Selestinus, Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Sikka Awales Syukur, SSos, MTh atas nama Bupati Robby Idong dalam penjelasannya, Senin 15 Juni 2020, menegaskan,  PT YKI adalah Investor yang ingin berinvestasi di Kabupaten Sikka untuk Proyek Penyediaan Menara BTS (Provider) dengan pihak gereja, memiliki kerjasama dengan Operator Seluler dan “mempunyai hubungan baik dengan Pemerintah”.

Penjelasan Kabag Protokol Awales Syukur juga mengungkap fakta tentang Surat PT YKI No. : 015/YKI/sep/VIII/2019, tanggal 16 Agustus 2019 kepada Bupati Sikka tentang Minat Kerjasama Membangun Mall dan Hotel Berbintang, dalam Merevitalisasi Pasar Tingkat  sebagai Pasar Tradisional menjadi Pasar Semi Modern, membuka tabir hubungan PT YKI dengan Bupati Sikka yang sudah berjalan 10 bulan di tengah buruknya reputasi PT YKI.

Sebagai sebuah Badan Hukum swasta yang tergolong baru dalam dunia bisnis, Masyarakat, Gereja dan Pemda Sikka perlu hati-hati dan selektif dalam memilih partner bisnis terutama dalam apa yang disebut Kerjasama Daerah. Sebab, berdasarkan pengalaman, masyarakat Sikka  pernah menjadi korban penipuan Investor yang datang atas nama Investasi dengan dalih untuk menaikan PAD, ternyata hanya bertujuan menipu.

Terkait kehati-hatian memilih investor, maka TPDI telah melayangkan permintaan klarifikasi kepada Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) pada Kementerian Hukum dan HAM RI, dengan Surat tertanggal 17 Juni 2020 Nomor : 08/TPDI/VI/2020, tentang Status Badan Hukum dan Profile PT. Yasoonus Komunikatama Indonesia, apakah sebagai Perusahaan Persero, perusahaan terbuka atau swasta murni, sebagaimana dokumennya beredar luas di medsos.

Cari Motif, Modus dan PT YKI (Persero)
Pernyataan Bupati Sikka Robby Idong yang bernada mempromosikan PT YKI sebagai investor yang “mempunyai hubungan baik dengan Pemerintah” dan akan membangun Pasar Tradisional semi moderen di Pasar Tingkat, “mencurigakan”, karena di tengah muncul berbagai fakta negatif melalui tracking dan profile assessment googling di website yasoonusindonesia.co.id. mengungkap dugaan pemalsuan identitas, Bupati Robby Idong justru mempromosikan hubungan baik PT YKI dengan Pemerintah.

Pernyataan yang bernada mempromosikan PT YKI di tengah publik Sikka sudah memiliki informasi tentang rekam jejak buruk PT YKI dari berbagai sumber, patut dipertanyakan, ada apa gerangan. Karena di dalam website yasoonusindonesia.co.id, identitas PT YKI ternyata berbeda dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU-0027742.AH.01.01 TAHUN 2019 Tentang Pengesahan Pendirian PT YKI tanggal 1 Juni 2019, namun diabaikan Bupati Robby Idong.

Oleh karena itu, TPDI memandang perlu mendapatkan penjelasan tertulis dari  Dirjen AHU pada Kementerian Hukum dan HAM RI tentang status Badan Hukum PT YKI, apakah merupakan Perseroan yang sebagian atau seluruh sahamnya milik Pemerintah dan/atau Pemerinh Daerah, sehingga berhak mencantumkan profile di websitenya dengan nama PT Yasoonus Komunikatama Indonesia (Persero) sebagai Perusahaan Terbuka.

Penjelasan tertulis dari Dirjen AHU pada Kementerian Hukum dan HAM RI akan memastikan langkah hukum berikutnya dan memudahkan kerja aparat Kepolisian memastikan motif pencantuman kata Persero di belakang nama PT YKI dan kata Perusahaan Terbuka di Website, karena data status badan Hukum PT YKI dari Dirjen AHU yang beredar di medsos, menunjukan tidak adanya saham Pemerintah atau Pemerintah Daerah dalam PT YKI.

Ada benang merah pernyataan Bupati Sikka Robby Idong tanggal 15 Juni 2020 bahwa PT YKI mempunyai hubungan baik dengan Pemerintah dengan pernyataan PT YKI di dalam draft MoU Kerjasama PT YKI dengan Pemkab Sikka, bahwa PT YKI memiliki hubungan baik dengan Pemerintah.

Sikap Bupati Robby Idong merupakan salah satu bukti bahwa Bupati Robby Idong sudah terjebak dalam jebakan batman PT YKI yang memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh Polri setelah klarifikasi dari Dirjen AHU dan pihak terkait lainnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *