oleh

PERLU TAHU! inilah Data Terkini Covid-19 di Kabupaten Belu

ATAMBUA, TIMORline.com-Data terkini Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 hingga Sabtu (06/06/2020) pukul 15.00 wita di Kabupaten Belu Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan, jumlah total Pelaku Perjalanan Berisiko dalam Pantauan (PPBP) sebanyak 1.888 orang berkurang sebesar 1.805 orang. Sehingga, tersisa 83 orang.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 77 orang, berkurang 76 orang karena telah selesai masa pemantauan sehingga total ODP tersisa satu orang di Kecamatan Raihat.

Sementara Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 28 orang, berkurang 27 orang, tersisa 1 orang di Kecamatan Kota Atambua.

Ada pun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 3 orang, 1 orang telah selesai masa pengawasan dan 2 orang PDP tersebar di Kecamatan Kota Atambua (1 orang) dan Kecamatan Atambua Barat (1 orang). Saat ini, keduanya sedang dirawat di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua.

Sedangkan Orang yang terkonfirmasi Positif Covid-19 nihil.

Dalam rilis yang dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Sabtu (06/06/2020), menjelaskan, data-data itu diperoleh dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan Kabupaten Belu.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu Cristoforus Melianus Loe Mau mengatakan, hingga saat ini terdapat 17 sampel Swab yang dikirim dengan hasil 14 sampel negatif dan 3 sampel masih menunggu hasil dari Laboratorium Bimolekuler RSUD Prof W. Z. Johannes Kupang.

Melianus menegaskan, walaupun data monitoring orang yang terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu terus mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Belu untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat, berdiam diri di rumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan pakai sabun.

Melianus juga mengingatkan, jika beraktivitas di luar rumah wajib memakai masker. Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri.

Mengutip anjuran World Health Organization (WHO) dan arahan Presiden RI, Melianus meminta masyarakat Kabupaten Belu untuk menggunakan masker.

“Masker N95 dikhususkan kepada tenaga medis sedangkan masyarakat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci.
Kepada para pelintas yang memasuki wilayah Kabupaten Belu wajib menaati semua aturan yang ada di setiap Posko Pemantauan tanpa terkecuali demi keselamatan kita bersama”, katanya.

Untuk mengatasi dampak Covid-19, mantan Camat Lamaknen itu menyatakan, Pemerintah Kabupaten Belu menyalurkan beberapa bantuan, yakni Bantuan Sosial Tunai (BST), Perluasan Program Sembako, Jaring Pengaman Sosial (JPS) dan Dampak Ekonomi, dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

Pastikan seluruh warga yang berhak menerima bantuan ini. Apabila ada keluhan silahkan menghubungi/SMS/WhatsApp Call Center 082112034821 & 082247307400, sertakan Nama, No. KTP dan Alamat Lengkap.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar