oleh

Petrus Selestinus: Bupati yang Bagi-bagi BLT-DD dan BST sangat Memalukan

-Nusantara-310 views

JAKARTA, TIMORline.com-Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus menilai bupati yang bagi-bagi Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-DD) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) sangat memalukan.

Sebab, semua bantuan itu adalah bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan Kementerian Desa.

“Ada orang Kementerian Sosial dan Kementerian Desa di kampung-kampung mulai dari kabupaten, kecamatan sampai di desa-desa. Bagi-bagi bantuan itu tugas mereka. Kenapa bupati yang bagi-bagi bantuan itu di desa. Ini sangat memalukan”, kata Petrus melalui akun WhatsApp-nya kepada TIMORline.com, Rabu (27/05/2020) pagi.

Menurut Petrus, bila bupati sibuk bagi-bagi bantuan pemerintah, semua kebutuhan dasar masyarakat terabaikan.

“Bupati tidak perlu door to door bawa anflop bagi-bagi BLT-DD dan BST. Ini berarti tidak ada lagi aparat yang dipercaya untuk bagi-bagi bantuan”, tandas Petrus.

Bagi Advokat Peradi senior ini, sederhana saja. Bagi-bagi bantuan itu cukup dipercayakan kepada camat dan kepala desa atau pendamping desa dan petugas relawan yang ada di desa-desa.

Lebih jauh Petrus mengingatkan para bupati jangan bagi-bagi anflop duit BLT-DD dan BST dengan turun langsung ke kampung-kampung dan berjalan dari rumah ke rumah warga.

Sebab, saat ini bukan masa kampanye dan jangan dijadikan moment pembagian bantuan pemerintah sebagai ajang kampanye terselubung untuk kepentingan pilkada yang akan datang.

“Saat ini masih masa pandemi Covid-19. Hentikan gerakan-gerakan yang bukan kewenangan bupati dan tidak ada relasinya dengan pilkada yang waktunya masih lama”, demikian Petrus.

Editor: Cyriakus Kiik

Komentar