Tim Covid-19 Belu Lakukan Penertiban di Pasar Inpres Atambua

ATAMBUA, TIMORline.com-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 Kabupaten Belu Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan penertiban di Pasar Inpres Atambua, Senin (18/05/2020).

Penertiban ini untuk menerapkan Social Distancing dan Physical Distancing terhadap para pedagang, pembeli dan pelintas di salah satu pusat keramaian di kota ini.

Selain pemberlakuan social distancing dan physical distancing, tim juga menertibkan kendaraan yang melintas dan parkir di area pasar serta setiap pelintas, pedagang maupun pembeli untuk wajib menggunakan masker.

Tim Gugus terdiri dari unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perdagangan dan Perindustrian, bersama TNI dan Polri.

Kasat Pol PP Aloysius M. Fahik, S.STP kepada media menjelaskan, penertiban itu dilakukan agar para pedagang pasar selalu menjaga jarak saat berjualan dan tertib menggunakan masker.

Disebutkan, pemberlakuan jaga jarak bagi pedagang ini berlaku selama 12 jam dan akan diujicobakan selama tujuh hari ke depan untuk kemudian dievaluasi.

“Pemberlakuan jaga jarak bagi pedagang ini mulai pukul 06.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita. Setiap pukul 17.00 akan dilakukan pemberitahuan dan pengumuman untuk para pedagang supaya membereskan barang dagangannya dan kembali ke tempat semula,” tandas Kasat Alo.

Kasat Alo juga mengatakan, bagi para pengusaha yang berada di areal Jl. Adam Malik dapat mendrop ataupun memasukkan barang dagangannya setelah pukul 18.00 wita.

“Jl. Adam Malik mulai berfungsi normal pada pukul 18.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita. Sehingga, para pengusaha yang berada dalam areal tersebut dapat mendrop barang dagangannya sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” tandasnya.

Menurut Kasat Alo, pemberlakuan social distancing dan physical distancing bagi para penjual di area pasar ini hanya bersifat sementara. Setelah Covid mereda, semua akan kembali berfungsi normal.

“Setelah Covid mereda semua akan kembali berfungsi normal. Tetapi, untuk penataan kendaraan maupun arus lalu lintas akan terus dilakukan penertiban baik terkait parkiran maupun kendaraan yang mencoba melawan arah dengan melanggar rambu-rambu lalulintas,” demikian Kasat Alo.

Pasiter Kodim 1605/Belu Kapten (Inf) I Nyoman Suastika menjelaskan, TNI dan Polri yang tergabung dalam tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu melakukan penertiban di Pasar Inpres Atambua untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mewajibkan seluruh masyarakat yang bepergian menggunakan masker dan menjaga jarak fisik.

Kegiatan penertiban ini diikuti dengan penempatan sejumlah personil TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan di sejumlah titik untuk melakukan penertiban.

Selain penertiban, juga dilakukan imbauan-imbauan yang akan dilaksanakan setiap hari.

“Ini untuk membangkitkan kesadaran masyarakat bahu-membahu memutus mata rantai penyebaran Covid-19”, tandas Kapten Nyoman.

Editor: Cyriakus Kiik
Sumber: Prokompim Setkab Belu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: bisa copy