oleh

Kadinsos Mese: Pemprop NTT Siap Bantu Masyarakat Kurang Beruntung

KUPANG, TIMORline.com-Di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Propinsi NTT, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Propinsi NTT dr. Messerasi B.V. Ataupah angkat bicara.

Saat diwawancarai reporter Radio Streaming Swara NTT Dio Ceunfin di Studio Mini Kantor Gubernur NTT di Jalan Raya El Tari Nomor 52 Kupang, Rabu (22/04/2020) menegaskan, Pemerintah Propinsi (Pemprop) NTT di bawah kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) sangat peduli masyarakat yang kurang beruntung.

Dalam wawancara itu, Kadinsos Messerasi B.V. Ataupah menjelaskan tentang program bantuan sosial atau Bansos.

Disebutkan, bansos yang reguler ada dua, yaitu untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako (sembilan bahan pokok).

Selain itu, ada bantuan untuk lanjut usia (lansia), disabilitas, dan bantuan-bantuan lainnya. “Prinsipnya masih banyak yang pemerintah lakukan untuk masyarakat kurang beruntung,” tandas Mese, begitu akrabnya Kadinsos ini.

Terkait masalah Covid-19, mantan Kepala Bappeda Kabupaten Kupang ini mengatakan sangat berdampak terhadap segala aspek kehidupan masyarakat baik kesehatan, ekonomi maupun sosial. Bahkan sampai ke politik dan sebagainya.

Karena itulah, kata dr. Mese, pemerintah dari pusat sampai ke propinsi dan kabupaten/kota harus mengurangi beban yang dialami masyarakat.

“Salah satunya adalah jumlah penerima PKH dan program sembako ditambahkan dari pusat, ditambah lagi dengan bantuan langsung tunai”, ungkapnya.

Meski begitu, kata dr Mese, kemampuan keuangan negara dan daerah juga sangat terbatas. Sehingga, nanti orang bukan meninggal karena virus tapi karena kelaparan.

Mantan Kadis Kesehatan Kabupaten Kupang ini menegaskan,
masyarakat NTT harus patuh dan taat kepada protokol kesehatan yang disampaikan WHO dan otoritas pemerintah.

Antara lain menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun, dan social distancing atau jaga jarak minimal 1 meter. Selain itu, kegiatan sosial juga dibatasi.

“Jangan membuat orang lain susah dengan tidak menggunakan masker. Saya yakin kalau semua masyarakat NTT menggunakan masker, kita dapat menangani pandemi virus corona di NTT,” tegasnya.

Kadis Mese juga mengingatkan masyarakat NTT bijak menggunakan dana bantuan pemerintah.

“Bantuan pemerintah sangat terbatas. Sehingga, semua kita harus bijak menggunakan segala bantuan yang ada”, demikian dr. Mese.

Editor: Cyriakus Kiik (valeri guru/kasubag pers dan pengelolaan pendapat umum biro humas dan protokol setprop ntt)

Komentar