oleh

Cegah Covid-19, Deken Edmundus: OKK dan OSD Berkeliaran di Malaka

BETUN, TIMORline.com-Deken Malaka Edmundus Sako, Pr sebagai pimpinan tertinggi gereja lokal menangkap adanya gerakan Orang Keras Kepala (OKK) dan Orang Susah Diatur (OSD) yang berkeliaran di wilayah pelayanannya di Dekenat Malaka.

Hal ini diungkap Romo Edmundus ketika menerima media di kediamannya, Sabtu (18/04/2020) siang.

Padahal, menurut Romo Edmundus, sesuai anjuran organisasi kesehatan dunia World Health Organization (WHO), orang harus berdiam di rumah saja dan menerapkan pola kontak dengan selalu menjaga jarak.

Selanjutnya, anjuran WHO itu ditindaklanjuti dengan berbagai upaya pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo.

Selain itu, Romo Edmundus menyebut adanya Maklumat Kapolri.

“Semua upaya itu dilakukan untuk mencegah dan menangani penyebarluasan Covid-19”, katanya.

Karena itu, melalui media, Romo Edmundus mengingatkan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) sampai ke pelosok-pelosok untuk mencegah dan menangani Covid-19 di Propinsi NTT dan Kabupaten Malaka pada khususnya.

Caranya, ikuti anjuran WHO; ikuti kebijakan pemerintah Indonesia; Tegakkan Maklumat Kapolri; Orang di luar daerah yang masuk ke wilayah NTT dan Malaka pada khususnya wajib karantina; dan
hindari kerumunan banyak orang.

Menurut Romo Edmundus, pihak gereja atau pimpinan umat atau tokoh agama tidak berjalan sendirian. Tetapi, tetap harus bersinergi dengan pemerintah dan komponen lainnya untuk mencegah dan menangani Covid-19.

Atas alasan itu, Romo Edmundus mengaku, setiap hari sesudah pukul 18.00 wita, dia berkeliling ke wilayah pastoralnya.

Bila melihat kerumunan banyak orang, dia mengimbau untuk segera membubarkan diri.

Dia melihat, untuk mencegah dan menangani Covid-19 memang sudah ada anjuran WHO, imbauan pemerintah dan Maklumat Kapolri. Tetapi, banyak orang tidak peduli anjuran WHO, imbauan pemerintah dan Maklumat Kapolri.

Tetapi, Romo Edmundus melihat, di Malaka banyak Orang Keras Kepala (OKK) dan Orang Susah Diatur (OSD) yang berkeliaran.

“Kalau orang berkeliaran seperti ini, terjadi apa-apa, siapa yang bertanggungjawab”, demikian Romo Edmundus.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar