oleh

Timor Leste akan Tutup semua Jalur Perbatasan 13 April 2020

DILI, TIMORline.com-Timor Leste secara resmi akan menutup semua jalur perbatasan pada 13 April 2020 baik bagi pelintas berkewarganegaraan Timor Leste atau warganegara asing.

Keputusan tegas Pemerintah Timor Leste itu diambil melalui Sidang Dewan Menteri, pimpinan Perdana Menteri, Taur Matan Ruak, di Dili, Rabu (08/04/2020) siang tadi.

Selama ini, jalur perbatasan resmi masuk wilayah Timor Leste adalah Motaain, perbatasan antara Distrik Bobonaro-Timor Leste dengan Kabupaten Belu-Indonesia; Motamasin, perbatasan antara Distrik Covalima dengan Kabupaten Belu-Indonesia, serta dua pos perbatasan antara Daerah Khusus Distrik Ambeno dengan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)-Indonesia, yakni di Wini dan Oesilo.

KontributorTIMORline.com dari Timor Leste melaporkan, keputusan itu dilakukan atas pertimbangan kekuatiran publik mengenai terus bertambahnya arus mudik warganegara Timor Leste dari negara-negara yang telah memiliki banyak kasus dan korban meninggal akibat virus corona.

Pada 28 Maret 2020 lalu, negara melalui Presiden Lu-Olo mendeklarasikan negara dalam keadaan darurat nasional dengan membatasi hak warganegara dalam melakukan aktivitas, guna mencegah penyebaran virus corona.

Diikuti desakan dari berbagai pihak, akhirnya pekan ini pemerintah menutup semua jalur penerbangan dari dan ke Timor Leste, hingga waktu yang tidak menentu, kecuali untuk kebutuhan sangat mendesak oleh negara.

Hingga Rabu (08/04), Timor Leste masih tetap satu kasus positif virus corona tetapi sudah sembuh, 46 kasus negatif dan empat orang lainnya dalam pemantauan. (D-1)

Editor: Cyriakus Kiik

Baca Juga:  Emil Salim: Yakut Cholil itu Menteri Agama Semua Agama

Komentar