211 WNA Tinggalkan Timor Leste

DILI, TIMORline.com-Sedikitnya 211 Warganegara Asing (WNA) yang mayoritas berkewarganegaraan Portugal, Sabtu (04/04/2020) sekira pukul 07:25 waktu Timor Leste, meninggalkan negara tersebut.

Selanjutnya, ke-211 WNA itu menggunakan pesawat Boeing EUROARLANTIC YU361 dengan nomor penerbangan 757-300ER terbang langsung ke Portugal.

Pesawat ini ditunggu para WNA itu sejak pukul 05.00 subuh waktu setempat. Pesawat yang dipiloti Kapten Mario Jorge Faria itu mendarat mulus di Bandara Internasional Nicolao Lobato, Dili, sekira pukul 06.30 waktu Timor Leste.

Sekira pukul 07.25 waktu Timor Leste, pesawat yang sama membawa ke-211 WNA itu terbang menuju Portugal.

Khusus WNA Portugal, kontributor TIMORline.com di Dili melaporkan kalau mereka adalah guru bidang studi Bahasa Portugis.

Duta Besar Portugal untuk Timor-Leste José Pedro Machado Vieira kepada wartawan menjelaskan, keputusan pemulangan warganegara Portugal atas pertimbangan menyelamatkan warganegaranya dari penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di negara Timor Leste.

“Kita terus memantau warganegara Portugal di Timor Leste. Kita bekerjasama dengan Pemerintah Timor Leste. Selama ini kerjasama kita dengan Pemerintah Timor Leste sangat baik,” kata Duta Besar Jose Pedro.

Diinformasikan, saat ini masih ada sekira 2.000 warga Portugal yang memutuskan tetap tinggal di Timor Leste karena alasan pekerjaan. Sebagian merasa negara baru ini telah menjadi tanah kecintaan, yang tidak ingin ditinggalkan begitu saja.

Timor Leste sebagaimana negara lain di dunia, ikut merasakan ancaman Covid-19, meski sejauh ini baru satu orang yang dinyatakan positif, tetapi kondisinya sudah membaik.

Meski Presiden Republik Demokratik Timor Leste Francisco Guterres Lu-olo telah mengumumkan negaranya dalam keadaan darurat menghadapi Covid-19.

Pemerintah di bawah pimpinan Perdana Menteri Taur Matan Ruak malahan memberi kesempatan kepada warga Timor Leste di luar negeri untuk kembali ke tanah kelahiran Timor Leste.

Sejak Jumat (03/04), Pemerintah Timor Leste mengurangi arus masuk melalui wilayah perbatasan darat dengan Indonesia, dari setiap hari menjadi satu kali dalam seminggu, yakni setiap Rabu.

Sedangkan penerbangan pesawat dari Bali-Singapura-Darwin ditutup total mulai Jumat (03/04). Penutupan penerbangan ke Timor Leste ini dikecualikan bagi penerbangan khusus untuk penerbangan yang memuat bahan kebutuhan pokok masyarakat, obat-obatan dan tenaga medis atau penerbangan spesial lainnya.

Saat ini, negara ini dalam keadaan darurat dan kedaruratan ini akan berakhir 26 April 2020. (D-1)

Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: bisa copy