Warganegara Thailand di Malaka Diawasi Tim PORA

BETUN, TIMORline.com-Salah seorang warganegara Thailand saat ini sedang dalam pengawasan Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengawasan ini dilakukan setelah yang bersangkutan ketahuan memasuki wilayah Indonesia dengan memanfaatkan fasilitas Bebas Visa Kunjungan (VBK).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Atambua K.A. Halim kepada TIMORline.com melalui jaringan WhatsApp-nya, Rabu (01/04/2020), menjelaskan, sesuai informasi yang diperoleh Tim PORA Kabupaten Malaka, warganegara asing tersebut adalah Cha-Toh alias Natthasit.

Dia memasuki wilayah Indonesia dari Malaysia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang.

Kedatangannya ke Indonesia mengikuti istrinya, Yohana Arakat, warganegara Indonesia yang berasal dari Dusun Hoineno Desa Tunmat Kecamatan Io Kufeu Kabupaten Malaka.

Setelah mendapat informasi dari anggota, Ketua Tim PORA Kabupaten Malaka K.A. Halim meminta Tim Intelijen dan Penindakan Imigrasi pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua untuk memastikan kedatangan warganegara Thailand tersebut.

Atas respon cepat dan koordinasi Tim PORA Kabupaten Malaka di semua tingkatan, Cha-Toh alias Natthasit telah diperiksa petugas Puskesmas Tunabesi di rumah orangtua istrinya di Dusun Hoineno Desa Tunmat pada Selasa 31 Maret 2020.

Pemeriksaan itu dilakukan sebagai pengawasan terhadap orang asing yang menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP), jangan sampai orang tersebut membawa atau mengidap penyakit menular Covid-19.

Mengutip informasi petugas kesehatan Puskesmas Tunabesi, Halim bilang, Natthasit bersama istrinya Yohana, dalam kondisi sehat tetapi tetap menjalani karantina mandiri di rumah selama 14 hari.

Kepala Desa Tunmat Yasintha Roman Fatin yang dihubungi TIMORline.com melalui jaringan telpon selulernya, Kamis (02/04/2020) pagi, membenarkan kalau saat ini Natthasit bersama istrinya Yohana berada di rumah keluarga di Dusun Hoineno.

“Mereka datang libur di keluarga. Selama ini mereka kerja di Malaysia”, kata Kades Yasintha.

Camat Io Kufeu Laurensius Seran yang dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (02/04/2020) pagi, menjelaskan, Natthasit dan Yohana itu suami-istri.

Keduanya diinformasikan menikah pada 2017 di Dusun Hoineno. “Mereka datang libur di keluarga. Sebagai upaya pencegahan Covid-19, mereka dua sudah diperiksa petugas kesehatan Puskesmas Tunabesi. Mereka dua sehat”, demikian Camat Laurensius.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: bisa copy