oleh

Forkompimda Plus Belu Bentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

ATAMBUA, TIMORline.com-Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Plus Kabupaten Belu Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona 2019 atau Covid-19.

Pembentukan Gugus Tugas Tingkat Kabupaten Belu ini berlangsung dalam Rapat Forkompimda Plus di Aula Betelalenok Atambua, Kamis (19/3/2020) sore.

Rapat dipimpin Wakil Bupati Belu J.T Ose Luan didampingi Dandim 1605/Belu Letkol (Inf) Ari Dwi Nugroho, Wakapolres Belu Kompol Herman Bessie dan Plt Sekda Belu Marsel Mau Meta.

Wabup Ose Luan menjelaskan, pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur NTT.

Disebutkan, tugas Gugus Tugas ini adalah:
1. Meningkatkan ketahanan daerah di bidang kesehatan;
2. Melakukan percepatan penanganan Covid-19 melalui sinergi antarperangkat daerah, lembaga vertikal maupun pemangku kepentingan lainnya;
3. Meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebar virus corna atau Covid-19 di Kabupaten Belu;
4. Meningkatkan sinergi dalam pengambilan kebijakan operasional;
5. Meningkatkan kesiapan dan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi dan merespon virus corona atau Civid-19 di Kabupaten Belu.

Ikut hadir para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), perwakilan Imigirasi, Bea Cukai, Karantina Kesehatan, Direktur RSUD Atambua dan para pejabat di lingkup Pemkab Belu.

Struktur Gugus Tugas ini meliputi pengarah, ketua, wakil ketua, sekretaris, dan ketua bidang. Gugus tugas memiliki satu sekretariat yang berpusat di Dinas Kesehatan.

Bupati Belu, Ketua DPRD dan Pimpinan Forkompimda plus sebagai pengarah. Selaku Ketua Gugus Tugas adalah Sekkab Belu bersama tiga wakil ketua dan Sekretaris adalah Kepala Dinas Kesehatan.

Direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek SVD, Atambua sebagai koordinator bidang kesehatan, Kepala Dinas Perhubungan sebagai Koordinator Areal dan Transportasi Publik, Kepala Dinas Pendidikan sebagai koordinator Bidang Pendidikan dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai koordinator bidang Komunikasi.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar