Fajar Sumping: Peternak Jangan Patah Semangat

KUPANG, TIMORline.com-Direktur Kesehatan Hewan pada Kementerian Pertanian RI drh. Fajar Sumping Caturasa, PhD memberi penguatan kepada masyarakat peternak Indonesia khususnya yang berada di NTT agar tidak galau terhadap African Swine Fever Virus/ASF yang saat ini menyebabkan ribuan ekor babi mati di daratan Timor ini.

Hal ini disampaikannya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Tingkat Propinsi NTT 2020 di Aula Lt. 5 Sylvia Hotel Kupang, Kamis (12/03/2020).

Menurut Fajar, virus ASF merupakan masalah besar bangsa saat ini.

“Masalah ini membutuhkan kerja keras kita disertai inovasi agar kita segera terbebas dari virus ini. Saya harap para peternak dan pedagang jangan patah semangat. Pemerintah terus berupaya keras untuk menolong masyarakat keluar dari masalah ini,” tandas Fajar.

Menurut dia, jajaran Kementan RI selalu berinovasi dengan menggulirkan berbagai program andalan. Antara lain program sikomandan atau Sapi Kerbau Komoditi Andalan Negeri.

Disebutkan, sikomandan merupakan kelanjutan dari Program Upsus Siwab atau Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting dan Kostratani atau Komando Strategi Pertanian, yang maju, mandiri dan modern.

Panitia Pelaksana Rakor, Kanisius Karni yang juga Kasubag Umum dan Kepegawaian pada Dinas Peternakan Propinsi NTT dalam laporannya menjelaskan, Rakor selama dua hari ini dimaksudkan untuk koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan antara Pemerintah Pusat, Pemprop NTT dan Pemkab/Pemkot se-NTT.

Para peserta Rakor adalah para Kepala Dinas (Kadis) Peternakan yang menangani fungsi peternakan kabupaten/kota sebanyak 22 orang, para Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner kabupaten/kota sebanyak 22 orang dan para Kepala Seksi (Kasie), Koordinator Rekorder yang menangani Sikomandan kabupaten/kota sebanyak 66 orang.

Ikut hadir perwakilan Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar drh. Dewi, Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Kementan RI di Noelbaki Kupang, para Kadis Peternakan Kabupaten/Kota se-NTT, Senior Bussiness Consultant Joel Tukan, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Klas I Kupang, perwakilan BPTP NTT di Naibonat dan perwakilan masyarakat peternak lainnya.

Editor: Cyriakus Kiik (france tiran/biro humas dan protokol setprop ntt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *