Anggota Panwascam Meninggal, Inilah Penjelasan Camat Io Kufeu dan Kapolsek Sasitamean

BETUN, TIMORline.com-Anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Io Kufeu-Kabupaten Malaka Novarino Marcelus Berek yang meninggal dunia dalam kecelakaan lalulintas (laka lantas) yang dialaminya pada Rabu (10/03/2020) malam, mendapat penjelasan dari Camat Io Kufeu Laurensius Seran dan Kapolsek Sasitamean Iptu Yanto Pano.

Camat Io Kufeu Laurensius Seran yang dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (12/03) pagi menjelaskan, korban ditemukan warga pada malam kejadian.

“Korban ditemukan warga, bukan saya. Saya tahu saat melintas di TKP”, jelas Camat Laurensius. Penjelasan Camat Laurensius ini sekaligus mengoreksi pemberitaan sebelumnya di media ini bahwa dia yang menemukan korban.

Camat Laurensius menjelaskan, dia tahu kejadian saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP) sekira pukul 19.00 wita.

Saat itu, di TKP sudah ada empat atau lima orang, dengan dua sepeda motor. Mereka duduk berkumpul di situ. Lalu, dia tanya mereka, ‘kamu duduk buat apa’. Mereka bilang ada kecelakaan.

Mendapat jawaban itu, Camat Laurensius turun dari mobil. Dia bergabung dengan mereka untuk jaga korban sambil menunggu orangtua korban datang.

Tak lama berselang, orangtua korban tiba di TKP. Hubertus Berek, ayah korban, kemudian membuka helm dari kepala korban. Melihat kondisi korban, Bernadetha sebagai ibu korban sontak menangis sejadi-jadinya.

Atas bantuan warga di TKP, korban dievakuasi ke Puskesmas Tunabesi menggunakan mobil dinas Camat Laurensius.

Kapolsek Sasitamean Iptu Yanto Pano yang dihubungi melalui jaringan telepon selulernya, Kamis (12/03), mengaku, setelah mendapat informasi dari masyarakat tentang peristiwa, dia langsung memimpin anggotanya melalui olah TKP pada Rabu (11/03) siang.

Di TKP, korban terlihat terpelanting keluar agak jauh dari jalan raya. Sebab, kondisinya menurun, berbatu dan terdapat pepohonan jati berukuran besar.

Selain itu, setelah sepeda motor korban diselidiki, pihaknya menemukan bannya sudah gundul, rem tidak ada dan forsenelin tidak normal.

“Informasi detailnya ada di Lantas Polres Malaka. Lantas Polres belum ke TKP tapi saya sudah infokan. Nanti coba tanyakan di Lantas Polres”, demikian Kapolsek Yanto.

Korban Novarino Marcelus Berek yang biasa disapa akrab Ino itu adalah satu-satunya putera pasangan Hubertus Berek-Bernadetha Meta. Dia alumnus Universitas Timor Kefamenanu.

Ayahnya Hubertus berprofesi guru. Saat ini tercatat sebagai salah satu pengawas sekolah pada Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (PKPO) Kabupaten Malaka. Sedangkan ibunya Bernadetha adalah pengelolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nekaf Mese Fatuknutuk Desa Kufeu.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang copy