oleh

Alami Kecelakaan, Anggota Panwascam Io Kufeu-Malaka Meninggal Dunia

BETUN, TIMORline.com-Novarino Marcelus Berek, salah satu anggota Panitia Pengawas Pemilu  Kecamatan (Panwascam) Io Kufeu Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga kuat mengalami kecelakaan lalulintas (laka lantas) pada Selasa (10/03/2010) malam sekira pukul 18.30 wita.

Peristiwa itu disebut-sebut terjadi di  Bosen Desa Kufeu Kecamatan Io Kufeu. Saat itu korban sedang dalam perjalanan pulang dari Sekretariat Panwascam  Io Kufeu di Desa Tunabesi  ke rumahnya di Dusun Neofkera Desa Kufeu.

Jarak sekretariat ke tempat kejadian perkara (TKP) diperkirakan empat  kilometer.

Noldy, teman sesama anggota Panwascam Io Kufeu yang dihubungi melalui jaringan akun WhatsApp-nya menginformasikan kalau saat itu korban sedang dalam perjalanan pulang dari Sekretariat Panwascam usai melaksanakan tugas.

Di internal Panwascam Io Kufeu, korban menduduki posisi Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antarlembaga.

Korban diinformasikan ditemukan Camat Io Kufeu Laurensius Seran yang sedang dalam perjalanan pulang mengikuti kegiatan di kabupaten.

Saat itu, kondisi korban sedang sekarat. Oleh Camat Laurensius dan warga sekitar, korban dilarikan ke Puskesmas Tunabesi. Tetapi, nyawa korban tidak tertolong. Dia meninggal dunia.

Ketua Panwascam Io Kufeu Kristoforus Edison Kali mengungkapkan, keluarga besar Panwascam Io Kufeu mengalami dukacita yg sangat mendalam atas meninggalnya korban.

Sebab, tugas yang diembannya  masih panjang untuk dilaksanakan. Tetapi, Tuhan berkehendak lain.

Peristiwa itu sampai ke pihak Polsek Sasitamean. Pada Rabu (11/03) sekira pukul 12.30 wita, pihak Polsek Sasitamean  melakukan olah TKP.

Ini dimaksudkan pihak kepolisian untuk memastikan apakah kecelakaan yang dialami korban itu murni laka lantas atau bermuatan tindak pidana.

Ucapan belasungkawa dan doa di media sosial baik pribadi maupun di grup terus mengalir. Baik dari teman sekolah, teman kuliah, teman organisasi,  teman kerja maupun keluarga.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed