bankNTT Bantu Pemkab Malaka Satu Unit Mobil Tangki Air Bersih

BETUN, TIMORline.com-bankNTT Cabang Utama Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (11/093/2020), menyerahkan bantuan satu unit tangki air bersih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka.

Penyerahan secara simbolis itu dilakukan Direktur Utama bankNTT Ishak Eduard Rihi kepada Bupati Malaka Stefanus Bria Seran di Ruang Rapat Bupati Malaka, Webua, Desa Kamanasa Kecamatan Malaka Tengah.

Direktur Utama bankNTT Ishak Eduard Rihi dalam sambutannya menjelaskan, kebutuhan air bersih adalah kebutuhan dasar yang menjadi hal prinsip dalam kehidupan manusia.

Atas kesadaran itu, pihaknya terdorong untuk menyumbangkan satu unit tangki air kepada Pemkab Malaka.

“Kehadiran bankNTT harus bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat”, kata Dirut Ishak.

Mengapa tangki itu diberikan kepada Pemkab Malaka, menurut Ishak, selama kepemimpinan Bupati Malaka Stefanus Bria Seran, setiap tahun anggaran baru selalu dibuka dengan penyertaan modal ke bankNTT.

Disebutkan, secara umum hingga Pebruari 2020, saham bankNTT sudah mencapai Rp19,3 triliun.

“Dana-dana itu kemudian kita kembalikan kepada masyarakat melalui program pembangunan sosial. Yang sudah disalurkan ke masyarakat Rp9 triliun”, demikian Ishak.

Bupati Malaka Stefanus Bria Seran dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Dirut bankNTT dan seluruh jajarannya atas bantuan mobil tangki air bersih yang diberikan kepada Pemkab Malaka.

“Mobil ini akan kami gunakan untuk pelayanan kebutuhan air bersih masyarakat Malaka”, kata Bupati Stefanus.

Penyerahan simbolis dilanjutkan dengan uji coba mobil. Uji coba ini dilakukan Bupati Stefanus dengan mengemudikan mobil sendiri mengelilingi halaman depan kantor Bupati Malaka.

Dalam kemitraan dengan bankNTT, Pemkab Malaka sejak 2017 menyertakan modalnya ke bankNTT. Pada 2017, modal yang diikutsertakan Pemkab Malaka di bankNTT sebesar Rp150 miliar. Dari saham ini, Pemkab Malaka mendapatkan dividen sebesar Rp10 miliar lebih. Pada 2018, modal yang diikutsertakan sebesar Rp50 miliar dengan dividen Rp3 miliar lebih. Besar modal yang sama diikutsertakan lagi pada 2019 dengan dividen Rp4,9 miliar.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: bisa copy