oleh

Hujan Deras Rusakkan Jembatan, Kapolsek Laenmanen Pimpin Warga Bangun Jembatan Darurat

BETUN, TIMORline.com-Hujan deras mengguyur daerah Kecamatan Laenmanen dan sekitarnya di Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (09/03) sampai Selasa (10/03) sore.

Dampaknya, sebuah jembatan mini di Dusun Klatun Desa Bisesmus Kecamatan Laenmanen rusak parah. Bahkan tembok deker sudah rubuh.

Atas kondisi ini, Kapolsek Laenmanen Iptu Benediktus Bau bersama anggota bergerak cepat.

Di tengah guyuran hujan deras, Selasa (10/03) siang, sekira pukul 11.00-13.00 wita, Kapolsek Benediktus bersama anggota dan pemuda setempat membangun jembatan darurat menggunakan kayu.

Kayu-kayu itu diletakkan di permukaan jembatan setelah membersihkan bagian bawahnya. Ini untuk memastikan aliran air dari bawah. Sebab, tembok deker yang dibangun di kedua sisi jembatan sudah rubuh.

Kapolsek Benediktus menjelaskan, jembatan darurat yang dibangunnya bersama warga hanya bisa dilintasi manusia. Sedangkan warga yang menggunakan kendaraan semua jenis tidak bisa melintas di sini.

Warga Malaka asal Kecamatan Sasitamean, Io Kufeu, sebagian Botin Leobele dan sebagian Laenmanen yang biasa bepergian dan berbisnis di Atambua (ibukota. Kabupaten Belu) untuk sementara terhenti.

Kendaraan yang dari dan ke Atambua (Kabupaten Belu) ke Betun (Kabupaten Malaka) dialihkan melintasi jalur ruas jalan Uabau-Numponi-Welaus.

Sebagai tanda darurat dan waspada bagi warga pelintas, Kapolsek Benediktus bersama anggota dan warga setempat kemudian memasang garis polisi di jembatan darurat ini.

Pemerintah Kabupaten Malaka melalui dinas teknis diminta segera menyikapi kondisi ini untuk memperlancar arus lalulintas dan ekonomi desa masyarakat setempat dan sekitar.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar