DKPP Malaka Sebar 8.000 Anakan Ikan di Tambak Kobalima

BETUN, TIMORline.com-Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebar 8.000 anakan ikan di Tambak Ikan Etuwain Desa Lakekun Kecamatan Kobalima, akhir pekan lalu.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Perikanan pada DKPP Kabupaten Malaka Stefanus Klau kepada TIMORline.com di kantornya, Selasa (03/03/2020).

Menurut Stefanus, 8.000 anakan ikan yang disebar itu dari total 50.000 anakan ikan yang direncanakan untuk disebar.

“Yang kita sebar itu sudah ikan, bukan nener”, katanya.

Mengapa anakan ikan yang disebar, menurut Stefanus, untuk memastikan berapa banyak ikan yang hidup.

“Dengan menebar langsung anakan ikan, berarti ikan yang hidup pun sebanyak itu. Kalau 8.000 anakan ikan yang disebar berarti ikan yang hidup pun sebanyak 8.000 ekor”, tandas Stefanus.

Stefanus yang karirnya pernah melewati Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka ini menjelaskan, dalam pengalamannya selama ini di Bidang Perikanan pada DKPP, kalau yang disebar adalah nener, belakangan banyak yang mati.

Bahkan, nener menjadi makanan empuk ikan besar. Sehingga, ikan yang hidup tidak sebanyak nener yang disebar.

Tetapi, tegas Stefanus, kalau yang disebar adalah anakan ikan, semuanya dipastikan hidup, berapa pun jumlahnya.

Untuk sebaran kali ini, jelas Stefanus, pihaknya melakukan pembersihan besar-besaran terlebih dahulu. Antara lain, melakukan pembajakan lahan, dilanjutkan dengan penghancuran.

Lahan yang sudah dibajak dan dihancurkan itu dialiri air setinggi 10 sentimeter hingga berlumut.

“Pembajakan dan penghancuran lahan dimaksudkan untuk membasmi musuh anakan ikan. Sehingga, saat anakan ikan disebar, musuh atau pemangsanya sudah tidak ada. Lumut yang sudah tumbuh juga menjadi makanannya”, kata Stefanus.

Stefanus memastikan, anakan ikan yang disebar akhir pekan lalu itu sudah bisa dipanen enam bulan ke depan.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: bisa copy