Jambore Sekami se-Dekenat Malaka, Vikjen KA: Jadilah Cahaya bagi Sesama

BETUN, TIMORline.com-Ribuan anak-anak sekolah se-Dekenat Malaka di bawah wilayah pastoral Keuskupan Atambua (KA) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti Jambore Serikat Kepausan Anak Misioner (Sekami) di Betun selama tiga hari terhitung Jumat (28/02) hari ini sampai dengan Minggu (01/03).

Mereka berasal dari 20 paroki yang tersebar di 265 sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Jambore Sekami ini diawali Perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin Vikaris Jenderal (Vikjen) KA Pater Vincent Wun, SVD di Lapangan Umum Betun.

Dalam kotbahnya, Pater Vikjen Vincent Wun mengingatkan ribuan anak Sekami yang hadir pada kesempatan itu untuk menjadi bintang yang bercahaya bagi sesama.

Pastor Paroki Naesleu Dekenat Kefamenanu itu mencontohkan, pada hari minggu banyak anak yang ke gereja. Tetapi, banyak anak pula yang tidak ke gereja.

Karena itu, menurut Pater Vincent, kewajiban anak Sekami adalah mengajak anak-anak yang tidak ke gereja untuk ke gereja pada hari minggu.

“Anak-anak Sekami yang ke gereja baru disebut bintang tetapi belum menjadi bintang yang bercahaya kalau tidak mengajak anak-anak yang tidak ke gereja untuk ke gereja”, tandas Pater Vincent.

Pater Vincent juga mencontohkan, anak-anak Sekami menjadi bintang kalau tahu teman-temannya di sekolah suka menyontek. Tetapi, baru menjadi bintang yang bercahaya kalau menegur teman yang suka menyontek teman.

Sebelum perayaan ekaristi, terlebih dahulu Deken Malaka Romo Edmundus Sako, Pr melakukan pengecekan terhadap peserta dari 20 paroki se-Dekenat Malaka.

Pengecekan ini dilakukan dengan memanggil nama paroki masing-masing. Saat dipanggil, peserta dengan semangat mengangkat tangan sambil berteriak hadir.

Untuk menghadiri Perayaan Ekaristi Kudus di Lapangan Umum Betun, peserta melakukan pawai dengan berjalan kaki dari Lapangan Misi sejauh 300 meter. Pawai ini disemarakan dengan drumband.

Tampak hadir puluhan pastor, para pimpinan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka dan para kepala sekolah tingkat SD dan SMP se-Dekenat Malaka.

Peserta dan hadirin tampak memadati Lapangan Umum Betun. Seluruh kekuatan organisasi bela diri Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria (THS-THM) disebar di area dalam lapangan untuk menjaga keamanan.

Sementara pihak Kepolisian tampak berjaga-jaga di semua sudut lapangan dan ruas jalan di sekeliling lapangan tersebut.

Jambore ini berthema: Berbagi Sukacita Injil di Masa Remajaku.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang copy