Pemkab Belu Sosialisasi Pembentukan KIM di Kecamatan dan Desa

ATAMBUA, TIMORline.com-Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Belu Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Tingkat Kabupaten Belu Tahun 2020 di Lt. I Aula Kantor Bupati Belu, Atambua, Kamis (27/03/2020).

Kegiatan ini dihadiri para Camat dan para Kepala Desa se-Kabupaten Belu.

Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Kabupaten Belu Johanes Andes Prihatin, SE, MM saat menyajikan materinya tentang Mekanisme Pembentukan serta Pola Pengembangan dan Pemberdayaan KIM menjelaskan, pembentukan dan kehadiran KIM menjadi wahana informasi dalam masyarakat.

“Peran KIM  sangat kuat dalam memperlancar arus informasi antaranggota masyarakat dan antara pemerintah dengan masyarakat. Ini dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengakses dan mengelola informasi dalam meningkatkan literasi digital informasi dan mengatasi kesenjangan informasi di masyarakat”, tandas Kadis Johanes.

Kadis Johanes berharap para kepala desa dan camat dapat mendampingi proses pembentukan kelompok dan pola pengembangan KIM sesuai kebutuhan di masing-masing desa.

Dijelaskan, KIM dibentuk sebagai lembaga  layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat yang berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhannya.

Dengan terbentuknya KIM, Kadis Johanes berharap akan terwujud masyarakat yang inovatif dalam meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi dalam rangka mencapai masyarakat informasi yang sejahtera.

“KIM merupakan agen informasi pemerintah dalam menyebarkan informasi yang benar dan tepat sasaran kepada masyarakat”, demikian Kadis Johanes.

Kepala Bidang Hubungan Media dan Sumber Daya pada Dinas Kominfo Kabupaten Belu Dominic Maly, S.Sos kepada wartawan menjelaskan, secara teknis sosialisasi ini diselenggarakan dalam rangka mewujudkan peradaban masyarakat informasi. Sebab, KIM memiliki peranan penting dan strategis dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat.

Melalui Sosialisasi Pembentukan KIM, kata Dominic, Pemerintah Kabupaten Belu berharap, para anggota KIM bisa mengakses informasi dari berbagai sumber,  tidak saja dari media massa tetapi juga dari media yang berbasiskan teknologi informasi (internet).

Menurut Dominic, KIM merupakan lembaga layanan publik yang perlu diberdayakan sehingga menjadi wadah bagi masyarakat umum untuk melakukan kegiatan dalam mengatasi hambatan informasi.

“Konsep dan model pemberdayaan KIM ke depan harus memanfaatkan dan memadukan teknologi informasi dan publikasi melalui media online sebagai alternatif memperoleh dan meneruskan informasi”, katanya.

Selain itu, Kabid Dominic menegaskan, media sosial saat ini punya peran yang besar di seluruh kalangan masyarakat. Sehingga, KIM diminta ikut andil memanfaatkan media sosial untuk ikut mengenalkan potensi yang ada di wilayah masing-masing.

Selain Kadis Johanes, narasumber lainnya yang ditampilkan adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Belu. Materi yang dibawakannya adalah Regulasi Penggunaan Anggaran Desa.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang copy