Kuasa Hukum Pembunuhan di Malaka, Guntur: Saya Membela Hak Hukum Pelaku

BETUN, TIMORline.com-Melkianus Conterius Seran, SH ditunjuk pihak Polres Malaka untuk menjadi kuasa hukum Ferdi Tesan Kehi, warga Dusun Marobo Desa Bereliku Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka.

Penunjukkan ini menyusul adanya tuduhan kepada Ferdi kalau Ferdi adalah pelaku pembunuhan kakek 75 tahun asal Dusun Uarau Desa Babulu Kecamatan Kobalima.

Saat reka ulang kasus tersebut pada Minggu (16/02/2020), Melkianus Conterius Seran yang biasa diakrabi Guntur itu, tampak selalu mendampingi Ferdi di setiap titik adegan.

Dalam konferensi pers yang dilakukan di Mapolres Malaka, Guntur menegaskan, dirinya selaku penasehat hukum tidak membela pelaku pembunuhan tetapi membela orang yang dituduh atau disangka melakukan pembunuhan.

Guntur mengatakan, ketika dia membela pelaku pembunuhan maka dia tidak objektif. Kalau dia membela orang yang diduga melakukan pembunuhan sudah pasti dia objektif.

“Yang kami bela itu bukan perbuatannya tetapi hak-hak hukum atau kepentingan hukumnya karena dijamin oleh KUHAP, seperti hak untuk mendapatkan perlakuan secara adil, memberikan keterangan secara bebas dan bisa dikunjungi oleh keluarga”, katanya.

Selaku penasehat hukum, Guntur akan melihat pada sisi yang lebih meringankan hukuman kliennya. Sebab, kliennya bukan residivis.

“Artinya tersangka belum tersangkut kasus hukum sehingga saya selaku penasehat hukum berharap kepada masyarakat luas supaya jangan menimbulkan spekulasi-spekulasi yang tidak perlu,” katanya.

Guntur lebih jauh meminta masyarakat Malaka untuk tetap menjunjung tinggi azas praduga tidak bersalah. Ini dimaksudkan bahwa seseorang tidak dianggap bersalah sebelum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dari pengadilan.

“Jadi, azas yang diterapkan bukan ultimum remedium artinya hukum pidana sebagai obat terakhir tetapi yagg diterapkan adalah azas premium remedium artinya hukum pidana sebagai alat pertama atau utama untuk menegakkan hukum terhadap kasus ini”, jelas Guntur.

Menurut Guntur, sejak awal kliennya tidak mempersulit jalannya pemeriksaan. Hal ini terlihat selama dirinya mendampingi klien di tingkat penyidikan di Polres Malaka.

“Selaku penasehat hukum, saya memastikan bahwa saya akan membela kasus ini dengan sebaik-baiknya”, demikian Guntur.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang copy