Nasib Lima ASN Malaka Diserahkan ke Bawaslu RI

BETUN, TIMORline.com-Nasib lima Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diserahkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malaka ke Bawaslu RI pada Jumat (14/02/2020). Kelima ASN Malaka itu adalah YBS, BEK, MNS, HL dan HK.

Ketua Bawaslu Kabupaten Malaka Pieter Nahak Manek yang dihubungi TIMORline.com melalui akun WhatsApp-nya, Sabtu (15/02/2020) sore menjelaskan, kelima ASN itu diduga melakukan pelanggaran netralitas ASN.

Pihak Bawaslu sendiri sudah mengundang kelima ASN tersebut untuk melakukan klarifikasi.

Dengan melakukan klarifikasi itu, jelas Pieter, Bawaslu Malaka berusaha melindungi netralitas ASN . Tetapi, meskipun sudah dua kali diundang secara patut, kelima ASN itu tidak memenuhi undangan Bawaslu.

Meskipun undangan itu tidak dipenuhi ke-5 ASN, Bawaslu Malaka tetap menindaklanjuti hasil pemeriksaan pelapor dan para saksi. Sebab, setelah melakukan kajian terhadap hasil pemeriksaan pelapor, para saksi dan bukti-bukti yang ada, kelima ASN itu sebagai terlapor, diduga melakukan pelanggararan netralitas ASN.

Menurut Pieter, berkas lima ASN itu sudah diserahkan ke Bawaslu RI pada Jumat (14/02).

“Nanti Bawaslu RI yang serahkan berkas itu ke Komisi ASN. Komisi ini yang punya wewenang menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu. Namanya juga dugaan, bisa benar bisa tidak. Kalau benar terjadi pelanggaran, sanksinya seperti apa, itu kewenangan Komisi ASN. Kalau tidak benar, solusinya juga ada di Komisi ASN”, tandas Pieter.

Sebab, menurut Pieter, Bawaslu bukan pengadilan yang berwewenang mengadili dan memvonis ASN.

Sesuai Surat Pemberitahuan Tentang Status Laporan yang dikeluarkan Bawaslu Kabupaten Malaka tertanggal 11 Pebruari 2020, Laporan No. 001/LP/PB/Bawaslu-Kab/Mlk/19.22/II/2020 ditindaklanjuti ke Komisi ASN.

Surat Pemberitahuan Tentang Status Laporan ini dipajang di tembok pintu depan sebelah kanan Kantor Bawaslu Kabupaten Malaka. Publik bisa melihat dan membacanya secara jelas dan terang-benderang.

Dalam Surat Pemberitahuan itu disebut, lima ASN asal Malaka memenuhi unsur dugaan pelanggaran Netralitas, Norma Dasar, Kode Etik dan Kode Perilaku ASN.

Kelima ASN itu adalah YBS, BEK, MNS, HL dan HK. Sedangkan YBM, sesuai Surat Pemberitahuan yang sama tidak ditindaklanjuti karena tidak memenuhi unsur dugaan pelanggaran yang sama.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *