Gubernur VBL Minta Malaka Jadi Contoh Pendidikan di NTT

BETUN, TIMORline.com-Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melecutkan gagasan briliant.

Saat berbicara di depan para pejabat dan masyarakat di Rumah Jabatan Bupati Malaka di Haitimuk, Minggu (09/02/2020) malam, Gubernur VBL meminta Bupati Malaka Stefanus Bria Seran untuk mendesain dan mempraktikkan model atau sistem pendidikan di SD, SMP, SMA/SMK hanya tiga mata pelajaran pada 2021.

“Malaka harus menjadi contoh pendidikan di NTT. Pada 2021 tidak ada ujian nasional maka kita di NTT, saya akan lapor Bapak Presiden, kita cukup tiga mata pelajaran, yakni berhitung (logika dan matematika), bahasa (bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa daerah), dan sejarah Indonesia. Transfer knowledge ini yang perlu dilatih,” tegasnya

Gubernur menambahkan, apabila anak-anak ini sudah kuat dengan tiga mata pelajaran saja maka mereka mau ke kampus mana saja pasti tembus. Karena standar pendidikan di Malaka sama dengan di Amerika.

Selama ini, menurut Gubernur VBL, para guru mengajar terlalu banyak mata pelajaran. Ajar semua tapi tidak ada yang tahu.

Dia mencontohkan, di Kupang ada anak SD kelas lima tidak tahu membaca. Ini repot. Sehingga, pada 2021 semua stakeholders tidak main-main dengan produk sumber daya manusia di NTT.

“Jangan bermimpi mau berhasil kalau model atau sistem pendidikan kita masih seperti ini. Ini tantangan kita. Kalau kita belajar masih seperti ini terus dengan banyak mata pelajaran maka hanya menunggu gila saja,” kritik Gubernur.

Gubernur VBL berharap gagasan untuk menerapkan tiga mata pelajaran saja harus dimulai dari Kabupaten Malaka.

“Pada 2021, kita harus menerapkan langkah-langkah yang radikal dalam dunia pendidikan,” tegas Gubernur VBL.

Gubernur VBL berada di Kabupaten Malaka bersama rombongan dalam kunjungan kerja selama dua hari terhitung Minggu (09/2/2020) dan Senin (10/02/2020).
Minggu sore Gubernur bersama rombongan mengunjungi Hasan Maubesi di Desa Fahiluka Kecamatan Malaka Tengah.

Senin pagi ini, Gubernur bersama rombongan direncanakan akan mengunjungi pembangunan Jembatan Horoe II di Desa Sanleo dan pada siang hari pukul 11.00 wita Gubernur.

Selanjutnya, rombongan meninjau pengembangan porang dalam kawasan hutan di Nenuk Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu.

Editor: Cyriakus Kiik
Sumber: Biro Humas dan Protokol Setda Propinsi NTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang copy