oleh

Sepekan Buron, Polisi Ciduk Pelaku Pengancaman Penikaman dan Penghinaan Pastor Paroki Nurobo

BETUN, TIMORline.com-Setelah buron sepekan, pelaku pengancaman penikaman dan penghinaan terhadap Pastor Paroki Nurobo P. Gabriel Yosef Nammaolla Bahan, CMF pada Rabu (29/01/2020) akhirnya diciduk pada Rabu (05/02/2020) siang.

Kali ini, Tus Moruk yang disebut-sebut sebagai buronan itu harus takluk di bawah kaki aparat Polres Belu. Hal ini terjadi setelah dilakukan koordinasi dan kerjasama dengan keluarga.

Kapolres Belu AKBP Cliffry Steiny Lapian, S.I.K. melalui Kapolsek Raimanuk Ipda Mathernus Klau, SH yang dihubungi via sambungan telepon selulernya, Rabu (05/02/2020) menginformasikan hal itu kepada media sebagaimana diberitakan nusantara9.com.

“Seperti yang kami sampaikan beberapa waktu lalu, Polisi tidak tinggal diam. Polisi terus melakukan pengejaran terhadap pelaku. Dalam pengejaran tersebut, kita gunakan berbagai macam cara. Di antaranya bangun komunikasi dan koordinasi dengan keluarga pelaku”, jelas Kapolsek kelahiran Besikama 24 Februari 1979 tersebut.

Atas koordinasi dan kerjasama yang baik dari keluarga pelaku tersebut, Polisi berhasil mengendus posisi pelaku. Atas kerjasama keluarga juga, Kapolsek Raimanuk dan jajarannya berhasil menjemput pelaku.

“Puji Tuhan, ketika dijemput, pelaku tidak melakukan perlawanan”, ujar Kapolsek, sambil menambahkan, pihaknya langsung melarikan pelaku ke Mapolres Belu untuk diproses lebih lanjut.

Kepada korban, dalam hal ini Pastor Paroki Nurobo, para pastor dan umat, Kapolsek menyampaikan permohonan maaf, jika waktu yang dibutuhkan Polisi untuk menangkap pelaku tidak secepat harapan.

Kapolsek juga berharap, semua pihak bisa bersabar menunggu proses hukum yang sedang berlangsung.

Sebelumnya diberitakan, seorang pemuda bernama Tus Moruk melakukan percobaan penikaman dan penghinaan terhadap Pastor Paroki Nurobo P. Gabriel Yosef Nammaolla Bahan, CMF pada hari Rabu (29/01/2020) sekira Pukul 18.15 Wita di Dusun Auktuik A Desa Tasain Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu.

Seusai peristiwa itu, korban dan saksi langsung membuat laporan polisi. Sejak saat itu, Tus Moruk selaku terduga pelaku menjadi target pihak kepolisian.

Editor: Cyriakus Kiik

Komentar