oleh

Penghuni Panggang Kemiri, Rumah Adat Suku Unsain di Io Kufeu-Malaka Terbakar

BETUN, TIMORline.com-Rumah Adat Suku Unsain di Dusun Hoineno Desa Tunmat Kecamatan Io Kufeu Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terbakar, Kamis (16/01/2020) sekira pukul 17.00 wita.

Peristiwa itu terjadi saat Paulus Asa selaku penghuni melakukan pemanggangan kemiri di dalam rumah.

Pemanggangan ini dimaksudkan untuk mempercepat pengeringan. Sebab, saat itu panas matahari sangat kurang.

Melky Bouk, salah satu warga dusun setempat yang menghubungi TIMORline.com melalui telepon selulernya, Jumat (17/01), menjelaskan, awalnya pemanggangan kemiri berjalan normal. Tetapi, cuaca di wilayah ini tampak mendung. Sekira pukul 17.00 wita, hujan turun disertai angin kencang.

Kuat dugaan, pijaran api merambat ke atap rumah bagian dalam. Kobaran api pun tak bisa dibendung. Sehingga, rumah adat yang terbuat dari alang-alang itu dalam sekejap ludes dilahap api.

Warga yang datang tidak bisa menolong banyak. Sebab, mereka kesulitan air dan bantuan air dari mana pun. Mereka juga tidak punya peralatan apa pun untuk membantu memadamkan kobaran api.

Barang-barang adat peninggalan leluhur berupa kelewang perang, tempat sesajian berbagai jenis dan lainnya ludes terbakar.

Yang tersisa, menurut Melky, adalah periuk tanah tempat air adat dan beberapa buah gong.

Paulus Asa selaku penghuni rumah, sejak kejadian terpaksa mengungsi ke rumah tetangga.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Tunmat Yasinta Roman Fatin yang dihubungi melalui telpon selulernya di luar jangkauan.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Baca Juga:  Gugus PAUD Aintasi-Malaka Lepas 57 Lulusan

Komentar