oleh

WNA Aljazair Dijemput Otoritas Imigrasi Atambua-NTT

BETUN,  TIMORline.com-Warga Negara Asing (WNA) yang teridentifikasi bernama Hanimoumna Abdul Rahman (31) dijemput Otoritas Kantor Imigrasi Kelas II Atambua Kabupaten Belu Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (13/01/2020) siang.

Saat dijemput,  Abdul sedang dalam perawatan pihak Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun.

Sebab,  saat ditemukan para nelayan Kletek Desa Kletek Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka,  Abdul sangat lemah.

Dia mengaku kahabisan uang dalam perjalanan dari Distrik Covalima di Timor Leste ke Australia. Dia kemudian memilih berenang di laut dan terdampar di perairan laut Malaka.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas II Atambua Yehezkiel Djami bersama timnya sesaat sebelum meninggalkan RSUPP Betun menjelaskan,  pihaknya jemput dulu ke kantor.

Kelanjutannnya seperti apa, akan didalami di kantor. Hasilnya akan diumumkan dalam press conference di kantor.

Mengutip keterangan Abdul,  Yehezkiel menerangkan,  untuk sementara,  Abdul termasuk pelancong murni.  Sebab,  bila dia termasuk warganegara tertentu yang sedang mencari suaka di negara lain karena alasan kondisi tertentu di negaranya,  tentu dia memiliki dokumen Badan Urusan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sebab,  sebagai pengungsi,  mereka ditampung Badan Urusan Pengungsi PBB di tempat tertentu. Kepada mereka  diberikan dokumen,  sambil menunggu dipulangkan ke negara asal.

“Tapi,  dia bukan pencari suaka.  Bukan pengungsi.  Hanya kita jemput dulu, dibawa ke kantor untuk didalami keterangannya”, tandas Yehezkiel.

Penjemputan Abdul ini diketahui Kasat Reskrim dan Kasat Intelijen Polres Malaka.

Abdul selama semalam mendapat perawatan intensif di ruang bedah RSUPP Betun.

Saat meninggalkan ruang bedah RSUPP Betun,  Abdul mengenakan kaos hitam,  celana training warna orange, membawa sehelai sarung toko cap kepala dua dan tidak mengenakan sandal.

Baca Juga:  Advertorial: Mantan Wabup Belu Meninggal, Jenazahnya Diserahkan Pemkab Belu ke Keluarga

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar