oleh

Anggota Kodim 1605/Belu Bangun Gua dan Taman Doa FPPA Timor Hampir Rampung

-Nusantara-18 views

ATAMBUA, TIMORline.com-Pembangunan Gua Patung Bunda Maria dan Taman Doa milik Forum Peduli Perempuan dan Anak (FPPA) Timor, hampir rampung.

Dua kegiatan ini ditangani anggota Kodim 1605/Belu sejak sebulan yang lalu di bawah pimpinan Serda Servasius Manek.

Serda Servasius selaku ketua tim yang ditemui media di Halaman Kantor FPPA Timor, Rabu (08/01/2020), menjelaskan, apa yang dilakukan timnya merupakan bukti keterlibatan langsung Kodim 1605/Belu bersama FPPA Timor dalam upaya penanganan permasalahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Sebagai aparat komando kewilayahan, jajaran Kodim 1605/Belu senantiasa mendukung kegiatan program komando atas seperti kegiatan karya bakti dalam kebersamaan antara TNI dan masyarakat dengan semangat gotong royong guna mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Apa yang dilakukan anggota Kodim 1605 bersama-sama dengan FPPA Timor menunjukkan adanya kedekatan TNI dengan rakyat.
Kemanunggalan TNI dan rakyat semakin terlihat sebagai modal utama juang yang tangguh dalam mendukung dan memperkokoh tugas pokok TNI. Kemanunggalan TNI dengan rakyat pun tetap terjaga. Sebab, TNI adalah kita”, tandas Serda Servasius.
Menurut Serda Servasius, pihaknya selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat sesuai keahlian dan seni yang mereka miliki.
“Ini untuk membantu meringankan beban masyarakat khususnya kaum perempuan dan anak”, demikian Serda Servasius.

Ketua FPPA Timor Sr. Sisilia mengatakan, proses pengerjaan Gua Patung Bunda Maria dan Taman Doa yang dilakukan anggota Kodim 1605/Belu saat ini sudah mencapai 50 persen.

“Gua tersebut nantinya menjadi satu kesatuan dengan kantor saya, kantor FPPA, yang selama ini menangani berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” katanya.

Menurut Sr. Sisilia, kalau ada gua dan taman doa, para korban yang datang di kantornya bisa berdoa. Melalui doa itu mereka mendapat kekuatan baru untuk menghadapi dan mengatasi persoalan yang dialami.

“Korban akan mendapat kekuatan secara spiritual moral dan kekuatan-kekuatan lainnya yang bersifat pelatihan-pelatihan ekonomi supaya korban bisa mandiri dan berintegrasi kembali dengan masyarakat seperti biasa setelah mengalami kekerasan,” demikian Sr. Sisilia.

Sr Sisilia sangat berterimakasih kepada Dandim 1605/Belu dan anggota yang sudah sangat luar biasa membantu FPPA membangun Gua Bunda Maria dan Taman Doa di Kompleks Susteran SSpS Atambua.

Tim Kodim 1605/Belu yang mengerjakan Gua Bunda Maria dan Taman Doa FPPA terdiri dari delapan orang, yakni Serda Servasius Manek, Serda Obet Nejo, Serda Letto Dasi, Serda Komang W, Serda Arnol, Serda I Wayan, Serda Komang Adi dan Serda Dodik. (bgr)

Editor: Cyriakus Kiik

Komentar