Pemrakarsa Pembangunan Gua Lourdes Tubaki-Malaka Meninggal Dunia

TUHAN memberi hidup, Tuhan pula yang mengambil kembali hidup itu. Begitu ungkapan klasik yang terwaris dari generasi ke generasi sampai ke anak cucu saat ini. Ungkapan klasik ini biasanya disampaikan sebagai doa buat mereka yang meninggal dunia. Baik oleh anak-anak, orangtua, keluarga, imam atau siapa saja.

Ungkapan itu pula sepantasnya diberikan bagi David Yohanes Bere, salah satu pemrakarsa pembangunan Gua Lourdes Tubaki di Dusun Wemalae Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

David meninggal di Rumah Sakit Siloam Kota Kupang pada Rabu 18 Desember 2019 pukul 03.49 wita. Sebelumnya, almarhum mengalami komplikasi. Sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr Gabriel Manek, SVD Atambua. Kemudian, dirujuk ke RS siloam Kota Kupang. Tetapi, nyawanya tak tertolong. Saat ini, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Jln. Teuku Umar No. 6 Kampung Baru Atambua Kabupaten Belu.

Almarhum David meninggal dalam usia 85 tahun. Dia meninggalkan sembilan orang anak dan 20 cucu. Sedangkan istri tercinta sudah meninggal terlebih dahulu pada 8 Maret 2014.

Almarhum adalah pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN). Dia mencatat beberapa reputasi kecil yang sulit dilupakan.  Dia mengawali semua reputasi itu dengan menjadi ASN pada 1972 di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Belu.

Tetapi, jauh sebelumnya, tepatnya Mei 1958, David bersama-sama dengan Pater Sieben, SVD, salah seorang misionaris keturunana Spanyol keturunan Chili, membangun Gua Lourdes Tubaki. Dua puluh tahun kemudian, David diangkat menjadi Kepala Desa Litamali, tepatnya 1976. Hanya jedah waktu satu tahun kemudian, David diangkat menjadi Camat Perwakilan Malaka Timur.

Sewaktu menjabat Camat Perwakilan Malaka Timur, David membuka dua sekolah menengah pertama. Sekolah pertama dibangun di Lakekun, yakni SMPK Sulama Kada. Sekolah lainnya adalah SMP Alas Kobalima.

Salah satu karyanya yang saat ini dinikmati masyarakat Kabupaten Malaka dan masyarakat Pulau Timor, bahkan seluruh wilayah nusantara, adalah Gua Lourdes Tubaki di Dusun Wemalae Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah. Gua ini dibangun pada 1983 dan selesai pada 1985. Salah satu pemrakarsanya adalah David (alm).

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *