Kemenkominfo segera Bangun Tiga BTS di Malaka

BETUN, TIMORline.com-Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) RI melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) sesegeranya membangun tiga Base Transceiver Station (BTS) di Kabupaten Malaka dalam Tahun Anggaran 2019. Untuk pembangunan ketiga BTS itu, BAKTI telah menugaskan PT Dayamitra Telekomunikasi (DMT) sebagai calon penyedia Tower dan/atau Power untuk melakukan survei lokasi.
Bupati Malaka Stefanus Bria Seran melalui Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Kabupaten Malaka Brinsyna Elfrida Klau yang ditemui di kantornya, Senin (09/12/2019), menjelaskan, pembangunan tiga BTS di Malaka ini merupakan Program BTS Lastmile Batch II Tahun 2019 Kemenkominfo RI.
Disebut, tiga lokasi di Kabupaten Malaka yang akan disurvei adalah Desa Babotin Maemina di Kecamatan Botin Leobele, Desa Sisi di Kecamatan Kobalima dan Desa Alas Utara di Kecamatan Kobalima Timur.
“Apabila lahannnya tidak tersedia di tiga lokasi ini, lokasinya dipindahkan ke tempat lain”, tandas Brinsyna Elfrida.
Kadis yang biasa diakrabi Frida ini mengharapkan, penambahan tiga BTS ini dapat memperlancar jaringan internet di Kabupaten Malaka.
Untuk mempermudah dan memastikan ketersediaan lahan, menurut Kadis Frida, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan tiga kepala desa yang wilayahnya menjadi sasaran pembangunan BTS tersebut.
Dalam Surat Kemenkominfo RI melalui BAKTI tertanggal 29 Nopember 2019 No. 619/Kominfo/BAKTI.31.3/PR.03.08/11/2019 tentang Penugasan Survei 100 Lokasi Program BTS Lastmile Batch II Tahun 2019 yang ditandatangani Bambang Noegroho selaku Direktur Infrastruktur BAKTI, sebagaimana diterima TIMORline.com menyebutkan, pada 2019 ini ada penambahan pembangunan 100 lokasi BTS di seluruh Indonesia. Dari 100 lokasi itu, 56 lokasi di antaranya sudah ditetapkan untuk disurvei. Tiga dari 56 lokasi itu ada di Kabupaten Malaka.
Dalam surat yang sama, BAKTI juga ditugaskan untuk mengajukan permohonan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten/Kota untuk memberikan bantuan kepada para calon penyedia Tower dan/atau Power untuk mendampingi pelaksanaan kegiatan survei dan koordinasi dengan perangkat desa setempat pada lokasi yang telah ditetapkan.
Dalam hal terdapat perubahan lokasi survei di luar lokasi survei yang telah ditetapkan BAKTI, SKPD pemerintah Kabupaten/Kota bersangkutan wajib mengajukan Surat Permohonan Perubahan terlebih dahulu kepada Direktur Utama BAKTI.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *