oleh

Masyarakat Ikan Tuanbeis Desak Kadis PKPO Malaka Ganti Kasek SDI Efudini

EFUDINI, TIMORline.com-Masyarakat Desa Ikan Tuanbeis Kecamatan Io Kufeu Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendesak Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (PKPO) setempat segera mengganti Kepala SDI Efudini Gaudensius Berek.
Sebab, pada awal menjabat kepala sekolah dua tahun lalu dia jarang datang di sekolah. Bahkan, belakangan tidak datang di sekolah. Sehingga, guru-guru mengalami banyak kesulitan dalam kegiatan belajar-mengajar.
“Untuk mengajar saja kapur tulis tidak ada. Penghapus, sapu dan alat tulis sekolah juga tidak ada. Apalagi buku pegangan untuk guru. Semua tidak ada tapi kami mau tanya siapa. Kalau kepala sekolah tidak ada, guru mau tanya siapa”, ungkap Natalia Un, salah seorang guru SDI Efudini saat pertemuan reses anggota DPRD Malaka Ronaldo Asuri bersama warga setempat, Sabtu (16/11/2019).

Natalia berharap Kadis PKPO Kabupaten Malaka mendengar dan segera menindaklanjuti keluhan para guru ini. Sebab, ketidakhadiran kepala sekolah sangat merugikan sekolah secara lembaga, para guru dan para murid.
Menurut Natalia, secara lembaga sekolah dirugikan karena kegiatan belajar-mengajar berjalan tanpa arah.
“Kepala sekolah tidak datang di sekolah tanpa alasan terus-menerus mengendorkan semangat para guru datang di sekolah. Murid juga tidak disiplin d atang di sekolah. Sehingga, kadang murid yang datang di sekolah sedikit sekali”, kata Natalia.
Hal senada disampaikan Meliana Muti. Menurut Meli, ketidakhadiran kepala sekolah di sekolah dalam waktu yang lama sangat mengganggu kegiatan belajar-mengajar. Sehingga, dia berharap melalui anggota DPRD Malaka Ronaldo Asuri yang melakukan reses di wilayah itu mengomunikasikan masalah tersebut dengan Dinas PKPO.

“Pak Dewan, tolong kami dulu. Selama ini kepala sekolah tidak datang di sekolah. Ini bagaimana? Kepala dinas bisa ganti atau pindahkan kepala sekolah ko?”, tanya Meliana retoris.
Moses Rae, salah satu orangtua murid, di hadapan anggota Dewan Ronaldo dan warga lainnya, mengatakan, akhir-akhir ini anaknya malas ke sekolah. Sebab, anaknya beralasan, guru tidak ada.
“Buat apa pi sekolah. Paling-paling sampai di sekolah kami main-main saja. Guru tidak ada”, kata Moses mengutip anaknya.
Kepala Desa Ikan Tuanbeis Kornelis Molo mengatakan, selama ini dia sudah berusaha menghubungi Kasek Gaudensius Berek baik secara lisan melalui titipan pesan maupun langsung melalui telpon. Tetapi, telpon selulernya tidak aktif. Titipan pesan lisannya juga tidak ada informasi balik.
“Mudah-mudahan harapan para guru dan orangtua murid melalui Pak Dewan segera terjawab”, demikian Kades Kornelis.
Penulis/Editor:Cyriakus Kiik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed