oleh

Kapospol PLBN Motamasin Ciduk Kades Babulu Selatan

BETUN, TIMORline.com-Komandan Pos Kepolisian (Kapospol) Motamasin Desa Alas Selatan Kecamatan Kobalima Timur Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (29/10/2019), sekira pukul 09.00 wita menciduk Kepala Desa (Kades) Babulu Selatan Paulus Lau.
Paulus diciduk di pintu keluar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin sepulangnya dari Timor Leste. Kepergian Kades Paulus ke Timor Leste bersama keluarga diinformasikan terkait urusan adat di Suai-Distrik Covalima, salah satu wilayah Timor Leste di bagian selatan Pulau Timor.
Kepergian Kades Paulus ini dihubung-hubungkan tindakan sewenang-wenang atau main hakim sendiri terhadap Novidina Baru, seorang gadis berumur 16 tahun, asal Dusun Beitahu Desa Babulu Selatan pada 17 Oktober 2019 lalu.
Kades Paulus disebut-sebut sebagai pelaku utama penganiayaan berat terhadap Novi. Setelah melakukan perbuatannya, Kades Paulus disebut-sebut melarikan diri ke Timor Leste. Selain Kades Paulus, ada enam pelaku lainnya yang turut merajam Novi. Caranya, Novi diikat, dipukul dan digantung di Posyandu Dusun Beitahu. Tindakan Kades Paulus bersama kawan-kawan dan penderitaan Novi kemudian viral di facebook dan rekaman amatir video warga.
Pihak berwajib di perbatasan Indonesia-Timor Leste di PLBN Motamasin sejak Senin (28/10/2019), diperintahkan untuk mengawasi ruang gerak Kades Paulus. Bila perlu melakukan pencekalan.
Perintah itu ditindaklanjuti Kapolsek Kobalima AKP Marten Pelokila dengan memerintahkan Kapospol Motamasin Bripka Albertus Fridus Bere.
Sejak menerima perintah itu, Kapospol Fridus langsung melakukan koordinasi dengan pihak Imigrasi. Koordinasi lintas mitra di perbatasan PLBN Motamasin ini membuahkan hasil tadi pagi pukul 09.00 wita.
Kades Paulus berhasil diciduk Kapospol Motamsin Bripka Fridus bersama pihak Imigrasi setempat.
Kades Paulus kemudian dibawa ke Polsek Kobalima untuk dimintai keterangannya.
Hingga berita ini diturunkan, Kades Paulus sementara menjalani pemeriksaan penyidik.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar