Daftar di Partai Demokrat, Dosen Pertanian Undana Siap Lanjutkan Program RPM Bersama SBS

BETUN, TIMORline.com-Dosen pertanian Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Ir Paulus Un, MSi mendaftar di Partai Demokrat, Sabtu (19/10/2019). Dia siap maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Malaka 2020.
Berbeda dengan figur lain yang mendaftar selama ini, Paulus yang bernama akrab Paul itu, menyatakan sikap tegas. Dia maju hanya mau berpasangan dengan Stefanus Bria Seran, Bupati Malaka saat ini. Bupati yang dikenal dengan nama SBS itu sudah mendaftarkan diri pula di beberapa partai politik untuk maju menjadi Bupati Malaka Periode Kedua dalam Pilkada serentak 2020.
Paul berkomitmen maju berpasangan dengan SBS semata-mata untuk melanjutkan Program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) yang dicanangkan dan sudah dilaksanakan pasangan Bupati-Wakil Bupati SBS-Daniel Asa (DA/alm).
Sebab, komitmen itu lebih pada kapasitas yang dimilikinya sebagai dosen pertanian Undana Kupang asal asli Kabupaten Malaka.

Saat mendaftar, Paul didampingi keluarga besar foho (pegunungan, red) dan fehan (dataran, red). Paul dan keluarga besar tiba di Sekretariat DPC Partai Demokrat sekira pukul 15.00 wita. Mereka diterima Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Malaka Anselmus Tallo, dua anggota DPRD Kabupaten Malaka asal Partai Demokrat periode 2019-2024 Emanuel Wempi dan Marius Boko, Panita Pendaftaran dan para Pengurus Partai Demokrat.
Berkas pendaftaran yang diserahkan Paul Un dan Tim diterima Panitia Pendaftaran. Setelah diverifikasi, berkas dinyatakan lengkap dan diterima.
“Setelah kami cek, kami nyatakan berkas lengkap dan akan kami ajukan ke DPC, seterusnya ke DPD dan DPP untuk diproses lebih lanjut”, ungkap Egidus Atok, Sekretaris Panitia Pendaftaran.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Malaka Anselmus Tallo mengapresiasi kesediaan Paul untuk datang dan berdiskusi bersama tentang proses penetapan calon wakil Bupati.
“Malaka adalah kabupaten yang sedang membangun, karena itu Malaka sangat membutuhkan figur yang punya kompetensi di segala bidang dan tentu tuntutan akademis sangat dibutuhkan”, ujar Anselmus.
Anselmus menambahkan, Partai Demokrat akan objektif dan memilih kucing bukan berdasarkan warna bulu atau warna kulit dan dari mana kucing itu berasal, tetapi Partai Demokrat akan pilih kucing yang mampu menangkap tikus.
Paul dalam sambutan singkatnya mengaku terpanggil pulang ke Malaka untuk mendukung Program RPM yang sudah diletakkan dasarnya oleh Bupati SBS dan almarhum Wakil Bupati Malaka Daniel Asa.
Paul menegaskan, dirinya siap membantu dan mendukung Bupati SBS sesuai kompetensi yang dimilikinya sebagai dosen pertanian.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *