Melangkah Pasti Menuju Pilkada Malaka 2020, Akademisi Undana Daftar di DPP Golkar

JAKARTA, TIMORline.com-Akademisi Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Ir. Paulus Un, M.Si mendaftar di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Senin (14/10/2019). Pendaftaran diri jauh-jauh di Jakarta sana sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Malaka ini menandai langkah pasti Paulus menuju Pilkada serentak 2020.
Paul, sapaan akrabnya, ditemani Juru Bicara Tim Keluarga, Fred Seran, datang di Kantor DPP Golkar di Jl. Anggrek Neli Murni No.11A, RT.16/RW.1, Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Mereka diterima Staf DPP Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Indonesia Timur Alex Atawolo.
Seusai menerima berkas pendaftaran, Alex Atawolo berpesan agar Paul dan Tim segera melakukan sosialisasi diri di kalangan masyarakat untuk kepentingan survei yang akan segera dilakukan. Menurut Alex, Partai Golkar akan mengikuti hasil survei tersebut.
“Silahkan sosialisasi untuk survei. Karena Partai akan mengikuti hasil survei”, pesan Alex.
Paul Un, usai mendaftar mengungkapkan, dirinya sangat berterimakasih kepada Partai Golkar yang sudah menerima dirinya untuk mendaftar, sekaligus memberikan kesempatan kepadanya untuk berproses bersama Partai Golkar.
“Terimakasih berlimpah kepada Partai Golkar yang sudah terima saya untuk mendaftar dan memberikan kesempatan kepada saya untuk berproses bersama”, ujar Paul.
Menurut Paul, dirinya akan patuh pada proses yang berlaku sesuai mekanisme yang ada di Partai Golkar. Dirinya yakin, sebagai Partai Besar, tentu Partai Golkar memiliki kepedulian dan keberpihakan pada rakyat, karena itu Partai Golkar tersebut tentu memiliki kriteria sendiri untuk mengusung Calon Pemimpin rakyat.
Ketua DPD I Partai Golkar Propinsi NTT Emanuel Melkiades Lakalena yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan, Bakal Calon yang sudah mendaftar untuk maju Pilkada serentak melalui Partai Golkar dianjurkan untuk sosialisasikan diri menggunakan atribut Partai Golkar dan tokoh Golkar untuk kepentingan survei yang akan dilakukan sebelum penetapan calon.
“Semua calon dipersilahkan sosialisasi ke lapangan dan selanjutnya dilakukan survei. Hasilnya dipakai oleh Tim Pilkada DPP Partai Golkar untuk mengambil keputusan siapa pasangan calon yang diusung dari Partai”, terang Lakalena.
Dalam sosialisasi tersebut, tambah Lakalena, Bakal Calon yang sudah mendaftar di Partai Golkar boleh menggunakan atribut Golkar dan mengajak perangkat Golkar yang bisa turun bersama ke masyarakat.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *