Jadi Penjabat Kades, Minggus Manek: RPM Memartabatkan Masyarakat Babotin

BETUN, TIMORline.com-Salah satu pejabat Eselon IV di lingkup Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Malaka Dominggus Manek menjadi Penjabat Kepala Desa (Pj. Kades) Babotin.
Minggus, begitu akrabnya Dominggus Manek, dilantik Bupati Malaka Stefanus Bria Seran di Pantai Motadikin pada Kamis (10/10/2019). Turut dilantik, tujuh Penjabat Kades, lima pejabat Eselon II dan 70 lebih pejabat lainnya.
Pelantikan Minggus untuk mengisi jabatan Kades Babotin setelah masa jabatan Kades sebelumnya, Bernadus Bau Berek, berakhir beberapa waktu lalu.
Minggus Manek seusai pelantikan, kepada TIMORline.com berkomitmen untuk berkontribusi secara positif bagi masyarakat Desa Babotin dalam masa jabatannya.
Dengan pengalamannya mengurus desa dalam jabatan-jabatan lainnya di Kecamatan Io Kufeu dan Dinas Nakertrans saat ini, Minggus bertekad bergerak bersama masyarakat Babotin membangun Desa Babotin. Dia ingin membangun Desa Babotin secara bermartabat dan loyal kepada atasan.
Menurut Minggus, kemartabatan desa terletak pada keterlibatan atau partisipasi langsung masyarakat dalam membangun desa. Pemerintah desa khususnya kepala desa tidak bisa berjalan sendiri atau mengabaikan rakyat dalam pembangunan desa. Sebaliknya, masyarakat tidak bisa bergerak tanpa tuntunan kepala desa.
“Jadi, pembangunan itu kerja bersama untuk kepentingan bersama”, tandas Minggus.
Sebagai pejabat baru pimpinan wilayah Desa Babotin, Minggus akan duduk bersama semua pemangku kepentingan di Desa Babotin untuk memastikan ke mana arah perahu Desa Babotin.
“Kita, pemerintah dan masyarakat Desa Babotin, harus mengawali semua yang dilakukan dengan duduk bersama dalam perencanaan. Sehingga, kita tidak saling mempersalahkan atau saling lempar tanggungjawab”, kata Minggus.
Minggus juga berkomitmen untuk mendorong dan bersama-sama dengan masyarakat Desa Babotin untuk mendukung penuh Program Prioritas dan Program Unggulan Bupati Malaka Stefanus Bria Seran.
Menurut Minggus, program-program prioritas seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan peningkatan ekonomi keluarga, dan program unggulan Revolusi Pertanian Malaka (RPM) merupakan upaya-upaya konkrit dan bermartabat untuk memanusiakan masyarakat Malaka.
“Manusia atau masyarakat yang bermartabat adalah manusia yang tidak kelaparan tetapi berkelimpahan pangan”, demikian Minggus.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *