Satgas Perbatasan Timor Evakuasi Warga TTU

EBAN, TIMORline.com-Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 132/BS mengevakuasi warga Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), tepatnya di Desa Saenam Kecamatan Miomafo Barat, untuk menjalani pengobatan di Rumah Sakit Leona Kefamenanu.

Evakuasi itu dilakukan setelah warga yang bernama Yakobus Leltakaeb (68) itu diketahui mengidap penyakit paru-paru dan nyeri pada wajah sebelah kiri.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132/BS Mayor Inf Wisyudha Utama dalam press release yang diterima TIMORline.com, Selasa (01/10/2019), menjelaskan, evakuasi itu dilakukan untuk membantu Yakobus. Sebab, di wilayah desa ini minim tenaga medis dan sulit transportasi untuk berobat.

Yakobus ketahuan sakit berawal dari pengobatan keliling yang dilakukan tim kesehatan Mako Satgas. Dalam pengobatan keliling itu, tim kesehatan Mako Satgas menemukan satu warga yang sakit dan sementara terbaring lemas di rumahnya.

Melihat kondisi Yakobus, tim kesehatan Mako Satgas yang dipimpin langsung Letda Ckm dr. Denny bersama tiga anggotanya langsung mengevakuasi Yakobus menggunakan ambulance Satgas Yonif 132/BS ke Klinik Mako Satgas untuk mendapat pemeriksaan tim tersebut. Hasilnya, Yakobus diketahui menderita sakit paru-paru dan mengalami nyeri di wajah sebelah kiri. Karena itulah, tim kesehatan Mako Satgas kemudian memutuskan untuk membawa Yakobus ke RS Leona Kefamenanu untuk menjalani pengobatan lanjutan.

Menurut Komandan Mayor Wishyudha, apa yang dilakukan anggotanya merupakan perwujudan dari Delapan Wajib TNI, yakni menjadi contoh dan mempelopori usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

“Kegiatan seperti ini juga merupakan silahturahmi nyata TNI dan Rakyat. Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132 Setiap Saat, Siap Bergerak (S3B) untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan”, kataya.

Kristine (60), istri Yakobus Leltakaeb dan keluarga berterimakasih kepada anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS yang telah membantu masyarakat di perbatasan.

“Sejak adanya bapak-bapak TNI di tengah-tengah kami, kami di sini sangat terbantu”, demikian Mayor Wishyudha mengutip Kristine.

Editor: Cyriakus Kiik

Kontributor: Viktor Banu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *