oleh

Daftar di Gerindra, SBS Didampingi Ribuan Massa, Kim Taolin Tunggang Kuda ‘Oelotu’

BETUN, TIMORline.com-Dua bakal calon (balon) peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 mendaftar pada hari yang sama di Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (30/09/2019). Kedua balon itu adalah Stefanus Bria Seran atau SBS dan Kim Taolin.
SBS adalah calon petahana. Sebab, SBS saat ini masih menjabat Bupati Malaka. Masa jabatannya baru akan berakhir pada 16 Pebruari 2021.
Sedangkan Kim Taolin adalah balon pendatang baru. Dia disebut-sebut balon yang mewakili generasinya, generasi milenial. Selama ini, Kim yang bernama lengkap Louise Lucky Taolin itu adalah anggota DPRD Propinsi NTT dari Partai Golkar Periode 2014-2019, sebagai pengganti antarwaktu.
SBS dan Kim punya cara masing-masing untuk menarik simpati massa. Saat mendaftar di Partai Gerindra, SBS didampingi ribuan massa pendukung. Mereka datang dari seluruh penjuru Kabupaten Malaka. Sebuah daerah otonom baru yang saat ini memiliki 12 kecamatan dan 127 desa di Propinsi NTT.
Ribuan massa ini bergerak dari Uma Kmodok, nama familiar bagi warga Malaka untuk kediaman keluarga besar Bria Seran di Haitimuk Desa Haitimuk Kecamatan Weliman.
Ratusan kendaraan roda dua, empat dan enam mereka kendarai. Sepanjang perjalanan dari Uma Kmodok ke Sekretariat DPC Partai Gerindra, massa meneriakkan yel-yel antara lain: Hidup SBS; SBS Harga Mati; SBS Menang; Mate Bendera Hun.
Sekira 400 meter setelah Jembatan Benenai, massa SBS memasuki ruas jalan Atokama Desa Angkaes Kecamatan Weliman. Selanjutnya massa melewati wilayah Desa Umanen Lawalu, belok ke wilayah Desa Umakatahan-Desa Harekakae-kembali ke Betun Kota-Desa Wehali, menuju Sekretariat DPC Partai Gerindra di Dusun Laran. Di setiap ruas jalan yang dilewati, massa SBS menyapa warga yang berdiri di halaman rumah. Warga juga membalasnya dengan melambaikan tangan.
Sekira pukul 12.00 wita, SBS bersama massa pendukungnya tiba di Sekretariat DPC Partai Gerindra. Di sana, SBS bersama massa pendukung dan simpatisannya diterima Ketua DPC Partai Gerindra Benny Chandradinata. Tampak, SBS didampingi beberapa tim keluarga. SBS mendaftar sebagai Balon Bupati Malaka periode 2020-2024.
Balon lainnya yang datang mendaftar juga adalah Kim Taolin. Dia tidak membawa massa pendukung dan simpatisan dalam jumlah banyak. Apalagi ribuan. Dia hanya didampingi puluhan anak muda. Mereka mengendarai sepeda motor. Sedangkan Kim sendiri menunggang Oelotu, kuda kesayangannya selama ini. Mereka berangkat dari kediaman Kim di kawasan Tubaki Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah. Tampak, Kim mengenakan baju putih, celana biru dan topi putih.

Sambil mengendalikan kudanya, Kim terus berusaha melambaikan tangan kepada warga yang berpapasan dengannya dan massa pendukungnya di ruas Jalan Raya Utama Malaka mulai dari Tubaki hingga Sekretariat DPC Partai Gerindra di Dusun Laran Desa Wehali.
Ketua DPC Partai Gerindra Benny Chandradinata dalam sambutan singkatnya baik saat menerima Pendaftaran SBS maupun Kim Taolin menginformasikan bahwa berkas yang dimasukkan SBS bersama timnya sudah lengkap.
“Semua berkas yang dimasukkan akan diantar ke DPD Gerindra Propinsi NTT dalam waktu dekat, untuk kemudian dilakukan tahapan berikutnya”, kata Benny.
SBS dalam sambutan singkatnya mengatakan siap menerima risiko apa pun atas keputusan yang diambil Partai Gerindra.
“Kita tetap menghargai keputusan partai. Sebab, partai mempunyai mekanisme. Apabila Tuhan dan leluhur merestui kita maju sebagai calon bupati Partai Gerindra, kita bersyukur kepada Tuhan. Tetapi, jika tidak pun kita tetap bersyukur kepada Tuhan karena mungkin itu langkah terbaik yang diambil Partai Gerindra”, kata Bupati Malaka itu.
Sedangkan Kim Taolin berharap adanya dukungan kuat masyarakat Malaka terhadap dirinya sebagai balon wakil bupati.
“Sekarang kita daftar dulu. Partai proses. Hasilnya seperti apa, kita tunggu. Sebab, ada tahapannya. Kita tidak boleh mendahului atau mendikte partai”, demikian Kim.
Seusai pendaftaran, SBS bersama massa pendukung dan timnya langsung konvoi pulang ke Uma Kmodok. Sedangkan Kim bersama balon lain masih diskusi ringan dengan Ketua DPC Partai Gerindra Benny Chandradinata.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Komentar