oleh

Lahan Kering dan Basah Desa Bisesmus Dikembangkan untuk Program RPM

-Pariwisata-68 views

BETUN, TIMORline.com-Lahan kering dan lahan basah di Desa Bisesmus Kecamatan Laenmanen Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat berpotensi dikembangkan untuk Program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) selama kepemimpinan Bupati Malaka Stefanus Bria Seran.
Penjabat Kepala Desa Bisesmus Willybrodus K. Kun yang ditemui TIMORline.com di Betun, ibukota Kabupaten Malaka, Sabtu (14/09/2019) siang menjelaskan, luas lahan kering yang dimiliki warga tidak diingat persis. Tetapi, rata-rata warganya memang petani lahan kering.
Untuk pengolahannya, menurut Kun, dapat dibalik secara gratis menggunakan traktor milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka seperti yang diberlakukan selama ini.
Selain traktor gratis Pemkab Malaka, Kades Kun sejak 2018 mengadakan cakar baja tiga unit. “Cakar baja ini kita gunakan untuk balik lahan masyarakat khusus lahan kering”, katanya.
Selain lahan kering, Desa Bisesmus memiliki potensi lahan basah persawahan seluas 100 hektar. Untuk mengolah lahan basah, Kades Kun mengadakan dua unit mini padi.
“Mini padi ini jenis kolam ikan di persawahan. Jenis kolam ikan ini sangat membantu masyarakat”, tandas Kades Kun.
Menurut Kun, apa yang dilakukan warganya merupakan dukungan nyata masyarakat Bisesmus terhadap program RPM. Sehingga, dia selalu mendorong masyarakat Bisesmus untuk mengolah lahannya secara optimal baik lahan kering maupun lahan basah.
“Optimalkan lahan yang ada supaya hidup masyarakat berubah. Kondisi ekonomi masyarakat pun bisa meningkat”, demikian Kun.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Baca Juga:  Builaran Layak menjadi Desa Adat di Malaka

Komentar