YPTI, YPII dan Pemkab Malaka Adakan Pelatihan STBM-GESI

BETUN, TIMORline.com-Yayasan Pijar Timur Indonesia (YPTI), Yayasan Plan Internasional Indonesia (YPII) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka bekerjasama mengadakan Pelatihan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat – Gender Equality Social Inclusie (STBM-GESI) Bagi Kelompok Kerja (Pokja) Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) dan Tim STBM Kecamatan di Kabupaten Malaka di Betun, ibukota Kabupaten Malaka, Senin (02/09/2019).
Pelatihan ini berlangsung di dua tempat berbeda bersamaan, yakni di Aula Susteran SSpS Betun dan Ramayana Hotel Betun. Sesuai rencana, kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari, terhitung Senin (02/09/2019) hingga Jumat (06/09/2019).

Frid Manehat, salah satu staf YPTI menjelaskan, para peserta kegiatan berasal dari 36 desa dari 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Malaka. Masing-masing kecamatan tiga peserta. Mereka terdiri dari kader posyandu, sanitarian dan tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga.
Dari kabupaten, ada peserta dari unsur Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (PKPO), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan.
Sedangkan dari kecamatan ada unsur Seksi Kesejahteraan Sosial (Kesos) dan TP-PKK dan kader posyandu.
Direktur YPTI Vinsen Kia Beda di sela-sela kegiatan di Aula Susteran SSpS Betun menjelaskan, kegiatan ini melibatkan perwakilan dari desa, kecamatan dan kabupaten di Malaka.
“Peserta yang kita prioritaskan adalah Kader Posyandu, Kader KB dan pengelola atau tutor PAUD”, jelas Vinsen.

Vinsen menegaskan, kegiatan ini bermaksud melibatkan semua komponen masyarakat dalam membangkitkan semangat orang untuk mengatur lima pilar STBM.
“Kita harap peserta ini menjadi juru kunci pemicuan STBM di desa”, tandas Vinsen.
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan konsultan dan fasilitator dari Jakarta. Sebagai konsultan adalah Agustin Raintung, Nurdiantoro, Kuwat Karyadi dan Novika Noerdiyanti.
Selain itu ada fasilitator seperti Elmi dan Vina dari Persatuan Penyandang Disabilitas Kristiani (Persani) NTT, Yohana Olla dari Seksi Kesehatan Lingkungan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, Margaretha M.A. Un dari Puskesmas Seon dan Direktur YPTI Vinsen Kia Beda.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *