oleh

La Ode Ida: Pemerintah Jangan Gegabah Pindahkan Ibukota Negara

-Nusantara-22 views

JAKARTA, TIMORline.com-Komisioner Ombudsman RI La Ode Ida mengingatkan pemerintah tidak gegabah membuat keputusan memindahkan ibukota negara. Sebab, memindahkan sebuah ibukota negara bukan perkara mudah. Perlu kajian serius dari berbagai aspek sebelum keputusan itu diambil,” kata La Ode Ida dalam diskusi bertajuk “Indonesia Timur Bersuara” yang digelar Asosiasi Jurnalis Indonesia Timur (AJIT) di Balai Pustaka, Jakarta, Minggu (25/08/2019) siang.
Menurut La Ode, pemerintah perlu memperbanyak sumber rujukan, terutama pada negara-negara yang pernah memindahkan ibukota negaranya. Hal ini dinilainya penting supaya pemerintah benar-benar mempunyai referensi yang kuat dan jelas tentang bagaimana dampak yang ditimbulkan setelah negara bersangkutan memindahkan ibukota negaranya.
“Dalam beberapa pengalaman yang dialami baik di negara-negara persemakmuran yang meliputi negara-negara di Afrika dan Australia, pemindahan ibukota negara tidak semulus dan sebaik yang kita bayangkan. Sehingga, saya kira penting sekali untuk dilakukan kajian yang serius,” tandas La Ode.
Menurut dia, dari pengalaman yang ada, beberapa kasus memperlihatkan aktivitas di lingkungan ibukota lama selalu ramai, dimana pada saat bersamaan di lokasi ibukota baru justru mengalami kondisi sebaliknya. Meski begitu, dia mengaku niat memindahkan ibukota negara patut diapresiasi.
“Secara prinsip kita dukung pemindahan ibukota negara,” cetusnya.
La Ode tidak menampik bahwa pemindahan ibukota akan membawa keuntungan bagi daerah yang ditunjuk sebagai lokasi ibukota baru. “Kita harus akui bahwa pemindahan ibukota memang agak menguntungkan daerah baru yang menjadi ibukota baru itu,” ungkap La Ode.
Namun, dia tidak menginginkan keputusan itu diambil tergesa-gesa. Apalagi, tegasnya, anggaran yang dibutuhkan begitu besar, yakni berkisar 500 triliun rupiah.
“Dengan anggaran yang besar ini jangan sampai keputusan yang diambil terkesan asalan. Sebab anggaran sebesar itu jika difungsikan dengan benar akan jauh lebih bermanfaat,” demikian La Ode.
Editor: Cyriakus Kiik

Komentar