oleh

Investasi di Indonesia Timur Harus Pro Rakyat Kecil

-Nusantara-15 views

JAKARTA, TIMORline.com-Direktur Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia (Padma Indonesia) meminta pemerintah lebih ketat melihat perusahaan-perusahaan yang belakangan ini melirik Indonesia Timur untuk melakukan investasi.
“Semua orang tahu, saat ini Indonesia Timur lagi diincar para investor, tidak saja dalam negeri tetapi juga luar negeri. Sehingga, pemerintah harus perketat kebijakan investasi, untuk memihak kepada rakyat kecil”, begitu kata Gabriel de Sola kepada media di restoran Kopi Bos, Jakarta Selatan, Minggu (11/08/2019).
Gabriel menjelaskan, potensi sumber daya alam yang ada di Indonesia Timur benar-benar menjanjikan masa depan bagi generasi berikutnya. Hanya saja, apakah kesiapan Indonesia hari ini melihat masa depan generasi itu atau tidak. Jika hal itu tidak dilakukan maka rakyat tentu akan terus bersuara.
Blok Migas di Maluku dan Papua, potensi tambang di NTT dan hasil laut yang begitu besar mestinya menjadi alasan mengapa Wilayah Timur Indonesia selalu bersuara.
“Misalkan saja, ada Blok Marsela di Maluku, ada juga Blok Moa Selatan di Maluku Barat Daya, Blok Bintuni di Papua Barat, potensi tambang dan pariwisata di NTT yang sangat menjanjikan itu harus ada kontrol yang ketat dari pemerintah agar investasi berjalan sehat. Selain itu juga hal ini untuk menekan angka penggangguran dan membuka lapangan kerja bagi anak daerah sendiri”, tegasnya.
Gabriel menyinggung soal tingginya pekerja migran asal NTT yang terus terjadi sebetulnya menjadi bahan pertimbangan yang matang dan kritis bagi semua pihak untuk tidak main-main dalam mengelolah potensi daerah untuk rakyatnya. Persoalannya karena selama ini kecenderungan anak-anak daerah yang bekerja ke luar negeri disebabkan karena terbatasnya lapangan kerja dan upah yang tidak bisa menghidupi keluarganya.
“Kami berharap rekan-rekan media yang tergabung dalam Asosiasi Jurnalis Indonesia Timur ini harus bisa lebih kuat dalam mengontrol kebijakan pembangunan Indonesia Timur. Jika kemudian ada figur-figur bagus dari Indonesia Timur yang bisa didorong mendukung Presiden Jokowi di periode kedua ini maka kami mendukung sehingga tanggungjawabnya langsung kepada rakyat yang selama ini menjadi beban bersama”, demikian Gabriel.
Editor: Cyriakus Kiik

Komentar