Queen Malaka Alami Kecelakaan di Belu

HALILULIK, TIMORline.com-Sebuah truk bernama Queen asal Kabupaten Malaka, Selasa (30/07/2019), mengalami kecelakaan di Halilulik Desa Naekasa Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu.
Truk ini membawa muatan sarat berupa sembilan bahan pokok (sembako) dari Atambua, ibukota Kabupaten Belu, ke Betun, ibukota Kabupaten Malaka. Sembako itu antara lain berupa beras, supermie, aqua, dan lainnya.
Pemilik kendaraan enggan bicara karena trauma. Dia hanya memastikan kalau truk yang mengalami kecelakaan itu adalah truk queen, miliknya, beralamaat di Kota Betun Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah.
“Ini Toko Queen di Betun punya truk. Tidak ada korban jiwa”, tandas sang pemilik truk.
Martinus Seran selaku pengemudi senada. “Tidak ada korban jiwa. Kondektur ada tapi tidak apa-apa. Dia (kondektur, red) sudah dibawa adiknya ke rumah orangtuanya. Sedangkan bos yang itu”, ujar Martinus sambil menunjuk bosnya yang sibuk memindahkan barang dari truk yang terbalik itu ke sebuah pick-up warna silver.
Menurut Martinus, kecelakaan ini adalah kecelakaan tunggal. Saat kecelakaan, dia bersama-sama dengan bos dan asistennya sedang dalam perjalanan dari Atambua ke Betun. Truk yang dikemudikannya membawa sembako. Karena membawa sembako dalam jumlah banyak, Martinus mengemudikan truknya dalam kecepatan rendah. Di sepanjang tempat kejadian perkara (TPK) yang letaknya tak jauh dari SPBU Halilulik, Martinus beriringan dengan beberapa kendaraan. Setiba di TKP, saat memasuki ruas jalan lurus menuju SPBU Halilulik, di depan Martinus ada tiga kendaraan. Selain itu, ada kendaraan lain yang datang dari arah berlawanan.

Melihat kendaraan lain dari depan, salah satu mobil di depannya berhenti tiba-tiba. Karena jaraknya dekat sekali, Martinus berusaha menghindar dengan memasuki bahu jalan sebelah kiri yang miring permukaannya. Saat itulah roda depan truk sebelah kiri ikut miring. Sehingga, Martinus tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Truk pun terperosok dalam got. Sisi kiri berada di bagian bawah. Sedangkan sisi kanan berada di bagian atas. Sementara bagian bawah berada di bagian samping kanan.
Atas informasi warga, tak lama kemudian, dua petugas Sat Lantas Polres Belu tiba di TKP, yakni Aipda Yan Tae dan Bripka Jonianto.
Kepada TIMORline.com, Aipda Yan menjelaskan, kecelakaan ini adalah kecelakaan tunggal. Dalam pengalaman selama ini, TKP tersebut termasuk kawasan rawan kecelakaan. Sebab, di sepanjang TKP ini terjadi kecelakaan berulang-ulang. Karena itu, Aipda Yan berharap para pengguna jalan di kawasan ini selalu waspada saat melintas. Sebab, di kawasan ini ada beberapa tikungan berat.
Sesuai kesaksian TIMORline.com di TKP, kecelakaan ini menarik perhatian para pelintas. Bahkan, nyaris macet. Sehingga, Aipda Yan harus berdiri di tengah badan jalan untuk mengendalikan arus lalulintas.
Tampak, para pelintas berhenti untuk melihat truk yang terbalik. Bahkan, ada yang mengambil gambar dan membuat video.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *