oleh

Satgas Yonif 741 Gagalkan Warga Timor Leste Melintas ke Indonesia

-Nusantara-25 views

BETUN,TIMORline.com- Satuan Tugas dan Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara menggagalkan enam warga Timor Leste melintas ke wilayah Indonesia, Senin (22/07/2019).
Keenam warga Timor Leste itu adalah Elisabeth Kolo (57), Maria Gorethi Kebo (30), Anastasia Koa (28), Mathilde Kaba (17), Hendriko Binsase (29) dan Daniel Usabatan (29).

Mereka ditangkap anggota Pos Wini Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara di bawah komando Batih Kipur 1 Sertu Gede Bayuda, Praka Adrianus Api Taban SO Minimi Pos Wini dan Prada Bagus Prakoso Tabakpan 2 Pok 2 Pos Wini.

Ceritanya bermula dari pengendapan yang dilakukan personil Pos Wini Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN Sektor Barat yang dipimpin Batih kipur 1 Sertu Bayuda beserta dua anggotanya di Jalur Tikus PBN 04/2016. Beberapa jam kemudian, tim pengendap Satgas menangkap para pelintas. Saat diinterogasi, mereka beralasan mau belanja di pasar.

Para pelintas kemudian diamankan. Kejadian ini dilaporkan anggota kepada Dankipur 1 Lettu Inf Teguh Prasetyo S.T,Han. Ditindaklanjuti koordinasi dengan pihak Imigrasi PLBN Wini untuk proses lebih lanjut.

Para pelintas kemudian diserahkan ke pihak Imigrasi PLBN Wini didampingi Sertu Gede Bayuda beserta dua anggotanya.

Komandan Kipur I Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN Sektor Barat Lettu Inf Teguh Prasetyo, S.T. Han kemudian melaporkan hal tersebut kepada Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN Sektor Barat Mayor Inf Hendra Saputra.

Komandan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf Hendra Saputra kepada media mengatakan, Satgas Pamtas sebagai barisan utama di batas harus selalu waspada dan aktif mencegah apa pun yang bersifat merugikan negara.

“Dengan kejadian ini, saya perintahkan seluruh anggota instens melakukan pengamanan dan rajin anjangsana ke masyarakat”, demikian Mayor Hendra.
Editor: Cyriakus Kiik

Komentar