Pemusnahan Sopi di MBD Hanya Pencitraan Politik

KISAR, TIMORline.com-Salah satu figur muda kritis asal Maluku Barat Daya (MBD) Fren Lutruntuhluy menilai sikap Bupati MBD Oyang Noach gagal fokus ketika memusnahkan sopi, salah satu jenis minuman keras produk lokal setempat.
Sebab, sebagian besar pulau-pulau seperti Wetar, Romang dan Kisar yang dia kunjungi masih terdapat penjualan secara terbuka di atas dermaga dan di rumah-rumah warga
Kondisi ini membuktikan bahwa sikap yang dilakukan Oyang Noach hanya sebatas pencitraan politik ke tahun 2020.
“Saya turun ke lapangan langsung dan ke rumah-rumah di Kisar dan di atas dermaga, orang masih menjual itu secara terbuka. Saya kemudian menilai itu hanya pencitraan politik saja. Jika niatnya benar-benar memusnahkan sopi, sebetulnya secara merata itu dilakukan dan jangan tebang pilih”, ungkap Freni Lutrun kepada media Kisar, Sabtu (20/07/2019) siang.
Menurut Fren, saat turun di lapangan, dirinya justru mendorong rakyat untuk memperbanyak produksi sopi sambil menunggu pemerintah melakukan persiapan regulasi yang terbaik. Sebab, sopi adalah salah satu sumber pendapatan ekonomi rakyat MBD yang harus dilindungi negara, bukan dimusanakan.
Dalam kunjungannya ke desa beberapa waktu terakhir, Fren sempat mendatangi satu kebun sayur di Desa Oirata yang dibuat warga sendiri tanpa ada bantuan pemerintah. Hasil kebun sayur itu akhirnya bisa didistribusi ke pasar. “Pemerintah mestinya memrioritaskan anggaran ke desa-desa dalam konteks pemberdayaan tanpa menunggu inisiatif warga desa”, tandas Fren.
Fren menilai, kondisi di Kisar saat ini masih banyak yang harus dilakukan. Misalkan kondisi jalan dari Wonreli ke Oirata dan beberapa desa lainnya. Jaringan internet bantuan pemerintah pusat juga belum mampu melayani masyarakat untuk layanan internet terbaik.
Selain itu, kondisi pasar kurang tertata serta harga barang yang kurang diperhatikan Pemerintah sehingga seringkali masyarakat kebingungan dengan harga barang yang sebenarnya lebih khusus sembilan bahan pokok.
Putera Pulau Lakor ini meminta rakyat Pulau Kisar ke depan harus bisa konsisten melihat dan membuktikan pilihannya kepada pemimpin MBD yang lebih baik dari sebelumnya, khususnya untuk bagaimana menyelesaikan problem yang ada di Kisar.
“Siapa saja, silahkan rakyat pilih, asal konsisten menyelesaikan masalah di pulau ini”, demikian Fren.
Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilarang copy