Ribuan Penonton Saksikan Pertarungan Persami Maumere dan PSKN Kefamenanu

BETUN, TIMORline.com-Persatuan Sepakbola Maumera (Persami)  dan Persatuan Sepakbola Kefamenanu (PSKN)  tampil cukup memukau penonton Grup A Liga 3 El Tari Memorial Cup (ETMC) 2019 di Lapangan Umum Betun Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (06/07/2019).

Penampilan kedua kesebelasan ini disaksikan ribuan penonton. Sebab, empat sisi luar lapangan ini dipadati penonton. Bahkan, jalan raya empat sisi lapangan ini tidak bisa dilewati.

Mereka berdatangan dari dusun-dusun dan kampung-kampung di Kabupaten Malaka sejak pukul 15.00 wita. Bahkan ada penonton yang datang dari Eban dan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Mereka hadir memberi dukungan kepada kesebelasan kesayangan mereka, PSKN Kefamenanu. Sedangkan Persami mania yang lebih keren dengan nama Persami Horo atau Persami Terbang menguasai panggung bagian timur.

Hingga pertandingan dimulai pukul 17.00 wita, penonton sudah memadati panggung dan semua sisi lapangan. Bahkan tumpah ruah di jalan raya. Sehingga, petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka dan petugas terkait dari kepolisian, TNI, Brimob, Polisi Militer dan Sat Pol PP harus berjaga-jaga ekstra.

Tetapi, laga kedua kesebelasan ini kurang menyenangkan. Di babak pertama, PSKN Kefamenanu lebih banyak menguasai bola. Sehingga, pertandingan berlangsung setengah lapangan. Bola lebih banyak berada di wilayah Persami.

Tendangan pemain Persami terlihat terkuras untuk mengejar bola. Sehingga, penampilan Persami di lapangan terlihat kurang kompak dan bermain panjang.

Tak tahan melihat permainan anak-anaknya, pelatih Persami terus memberi semangat dari pinggir lapangan. Sedangkan PSKN Kefamenanu terlihat kompak dan bermain pendek.

Di babak pertama, pada menit ke-9, pemain PSKN Kefamenanu berhasil menjebol gawang Persami Maumere.

Tetapi, Persami tidak patah semangat. Posisi score tetap bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, terjadi uji pinalty untuk Persami. Sapuan bola dari kaki pemain Persami berhasil membuat score  imbang 1:1 pada menit ke-67.

Tetapi, gawang Persami jebol lagi di menit ke-90. Score berubah menjadi 2:1 untuk PSKN Kefamenanu. Saat bersamaan wasit meniup peluit panjang, tanda berakhirnya pertandingan.

Atas hasil ini, pelatih protes kepada wasit. Menurut pelatih, perlu ada  tambahan waktu main. Sebab, selama pertandingan, ada waktu  yang terbuang. Selain itu, papan score tidak aktif lagi ketika sudah sampai di angka 90.

Protes ini membuat Bupati Malaka Stefanus Bria Seran selaku tuan rumah harus turun tangan. Sedangkan Bupati Sikka Robby Idong harus menenangkan anak-anaknya.

Bupati Robby juga  menyatakan akan mengajukan protes tertulis ke panitia dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Sejak awal, hadir menyaksikan pertandingan kedua kesebelasan ini adalah  Bupati Malaka Stefanus Bria Seran, Bupati Sikka Robby Idong, Wakil Ketua DPRD Terpilih Kabupaten Sikka Yosef Manto Eri, Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara Mayor Hendra Saputra dan Sekjen Asprop PSSI NTT Lambert Tukan.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *