403 Anggota THS-THM Menjalani Pendadaran di Kletek-Malaka

BETUN, TIMORline.com-Sedikitnya 403 anggota baru Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria (THS-THM) selama empat hari terhitung 27-30 Juni 2019 menjalani pendadaran di halaman SDK Kletek Desa Kletek Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Peserta dadar ini berasal dari 15 dari 16 paroki di wilayah pastoral Dekenat Malaka Keuskupan Atambua. Satu-satunya peserta dadar yang tidak ikut adalah peserta dari Paroki Wekfau.
Koordinator Wilayah (Korwil) THS-THM Dekenat Malaka Paulo Inacio kepada TIMORline.com di sela-sela kesibukannya mendampingi para peserta dadar berharap anggota yang sedang menjalani pendadaran ini bisa dilantik semua.
Sehingga, dia berharap para peserta disiplin selama mengikuti pendadaran.
Dalam kegiatan dadar ini, panitia yang diketuai Dominikus Leki yang kesehariannya menjabat Kepala SDK Kletek menghadirkan sejumlah narasumber. Antara lain Romo Ema Nautu, Pr dari Paroki Kotafoun. Dia membawakan materi: Motivasi Berorganisasi pada Jumat (28/06).
Kepada para peserta dadar, Romo Eman menekankan pentingnya berorganisasi. Sebab, dengan berorganisasi, seseorang teruji mentalnya, berwawasan luas dan mempunyai pergaulan luas.
Tetapi, Romo Eman mengingatkan, untuk masuk dan menjadi organisasi seperti THS-THM harus atas kemauan sendiri.
“Masuk THS-THM harus atas kesadaran sendiri, bukan dipengaruhi orang lain atau karena pengaruh pacar”, ujar Romo Eman.
Romo Eman juga memperkenalkan atribut THS-THM kepada peserta dadar, antara lain pakaian anggota THS-THM. Salah satu senior THM kemudian diminta berdiri di hadapan peserta dadar. Lalu, peserta lainnya diminta ke depan dan menyebut atribut THS-THM yang terdapat pada pakaian yang dikenakan seniornya. Antara lain lambang THS-THM dan sabuk.
“Atribut yang dimiliki organisasi mana pun berbeda satu sama lain. Atribut THS-THM berbeda dengan organisasi lain dan membuatnya unik dibanding organisasi lain”, demikian Romo Eman.
Selain Romo Eman, ada pula pembicara lainnya, yakni
Romo Arlando Afoan, Pr dari Paroki Seon. Dia membawakan materi: Sampah Jadi Uang. Sedangkan
Januari Moreira, salah satu senior THS-THM membawakan materi: Membaca Kitab Suci, Sharing dan Meditasi. Materi lainnya yang dibawakan Januario adalah Statuta THS-THM.
Menurut Januario, anggota THS-THM harus selalu membaca kitab suci dan terbiasa melakukan sharing dan meditasi. Sebab, kitab suci itu dasar hidup umat katolik.
Selama kegiatan pendadaran, para peserta dadar didampingi 265 pendamping senior.
Sesuai jadwal, para peserta dadar ini akan dilantik pada Minggu (30/06).
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *