Meriahkan ETMC 2019, Inilah Seruan Forkompimcam Malaka Tengah

BETUN, TIMORline.com-Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Malaka Tengah menyerukan beberapa hal yang berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama penyelenggaraan even El Tari Memorial Cup (ETMC) 2019 di Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Juli mendatang.

Beberapa hal itu dicapai setelah dilakukan rapat bersama tingkat Forkompimcam Malaka Tengah di Aula Kantor Camat Malaka Tengah, Kamis (27/06/2019).

Rapat Forkompimcam ini dipimpin langsung Camat Malaka Tengah Eduardus Bere Atok. Ikut hadir Kapolsek Malaka Tengah AKP Alnofriwan Zaputra, Danramil 1605-04/Betun Mayor Inf Tasdiq Parwoto, empat kepala desa di sekitar Kota Betun, unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Malaka dan Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka.

Berbagai hal dibahas bersama pada kesempatan itu.  Semuanya sebagai  dukungan kondisional pemerintah dan masyarakat Kecamatan Malaka Tengah dalam memeriahkan pelaksanaan ETMC 2019 di Kabupaten Malaka.

Camat Malaka Tengah Eduardus Bere Atok (menghadap lensa kedua dari kiri) dan Kapolsek Malaka Tengah AKP Alnofriwan Zaputra (kiri) saat rapat Forkompimcam Malaka Tengah di Aula Kecamatan Malaka Tengah, Kamis (27/06/2019). (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Setelah mengidentifikasi, berdiskusi dan membahas berbagai potensi  masalah di Kota Betun sebagai pusat penyelenggaraan ETMC 2019, berikut Seruan Forkompimcam Malaka Tengah:

  1. Membersihkan halaman rumah masing-masing.
  2. Memasang umbul-umbul di depan rumah masing-masing mulai 1 Juli 2019.
  3. Akan dilakukan operasi penertiban ternak di Kota Betun dan sekitarnya, oleh karena itu:
  4. Ternak,-ternak seperti babi, kambing dan sapi yang masih berkeliaran agar segera diikat dan dikandangkan:
  5. Dilarang mengikat ternak di tempat-tempat umum, seperti lapangan, jalan raya, halaman sekolah, gereja, mesjid dan sejenisnya;
  6. Operasi penertiban ternak akan segera dimulai dan seterusnya secara rutin tanpa didahului dengan pengumuman;
  7. Apabila tidak mengindahkan pengumuman ini, maka ternak yang kedapatan masih berkeliaran saat operasi akan ditangkap atau dibunuh oleh petugas;
  8. Ternak yang telah ditangkap atau dibunuh, tidak dikembalikan kepada pemilik.
  9. Dilarang mengkonsumsi alkohol/mabuk-mabukan di tempat-tempat umum.
  10. Dilarang menggunakan knalpot racing di jalanan.

Atas perintah Camat Malaka Tengah Eduardus Bere Atok, lima hal ini langsung disosialisasikan kepada masyarakat Kota Betun dan sekitarnya menggunakan mobil keliling.

Kapolsek Malaka Tengah AKP Alnofriawan Zaputra mengharapkan dukungan masyarakat Kecamatan Malaka Tengah terutama masyarakat Kota Betun dalam menciptakan kondisi ketertiban, keamanan dan kenyamanan masyarakat dan tamu ETMC 2019 di Kabupaten Malaka.

Kepala Desa Wehali Yohanes Robbi Tei Seran berkomitmen mengerahkan seluruh kekuatan Perlindungan Masyarakat (Linmas) sebanyak 44 orang untuk melakukan patroli di wilayahnya dalam cipta kondisi yang aman dan nyaman bagi masyarakat dan tamu ETMC 2019.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *