Jenazah Kakak Kandung Bupati Malaka Disemayamkan di ‘Rumah Besar’ Haitimuk

BETUN, TIMORline.com-Jenazah kakak kandung Bupati Malaka Stefanus Bria Seran, Marthen Bria Seran, sejak Minggu (23/06/2019) sore pukul 17.00 wita disemayamkan di ‘rumah besar’ Haitimuk Desa Haitimuk Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka.
‘Rumah Besar’ Haitimuk adalah rumah tua dan orangtua Bria Seran bersaudara. Ini dilakukan setelah terjadi perundingan antara keluarga besar Atambua di Kabupaten Belu, keluarga besar Ikumuan di Besikama-Kabupaten Malaka dan keluarga besar terkait.
Marthen sendiri meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr Gabriel Manek, SVD Atambua pada Sabtu (22/06/2019). Oleh keluarga besar Bria Seran di Atambua, jenazah almarhum Marthen disemayamkan satu malam di rumah pribadinya di Tanah Merah Kelurahan Atambua Kota Kecamatan Kota Atambua Kabupaten Belu. Jenazah almarhum kemudian dibawa ke rumah besar Haitimuk-Weliman Kabupaten Malaka pada Minggu (23/06/2019).
Setiba di rumah besar Haitimuk, jenazah almarhum Marthen diterima adik kandungnya Stefanus Bria Seran yang saat ini menjabat Bupati Malaka, Adrianus Bria Seran yang saat ini menjabat Ketua DPRD Malaka dan Yohanes Bria Seran yang mantan Wakil Bupati Belu periode 2004-2009.
Sesaat kemudian, dilangsungkan ibadat sabda penerimaan jenazah yang dipimpin Pastor Paroki Kleseleon Romo Leo Nahas, Pr.
Stefanus Bria Seran selaku adik kandung yang juga adalah Bupati Malaka memersilahkan warga Malaka dan keluarga yang hadir untuk melayat.
Pada pukul 17.00 wita, dilakukan misa arwah bagi almarhum Marthen yang dipimpin langsung Romo Marsel Bria Seran, salah satu adik kandung almarhum Marthen.
Romo Marsel dalam kotbahnya mengingatkan umat Allah yang hadir bahwa jaminan hidup sudah diberikan Yesus kepada manusia melalui Tubuh dan DarahNya agar manusia bisa hidup abadi.
“Ekaristi menjadi jaminan bagi kita agar kita memiliki kehidupan kekal”, demikian Romo Marsel.
Sementara para pelayat terus berdatangan dari kampung-kampung. Antara lain dari Kecamatan Malaka Timur, Laenmanen dan Rinhat.
Sebagai tuan rumah, adik kandung almarhum Marthen, antara lain Stefanus Bria Seran, Petrus Bria Seran dan Adrianus Bria Seran tampak berbaur dengan para pelayat dan melayani para pelayat makan-minum.
Direncanakan, sore ini pukul 18.00 wita akan dilakukan misa arwah lagi bagi almarhum Marthen.

Marthen Bria Seran.

Marthen adalah putera sulung 12 bersaudara pasangan Alexander Bria Seran (alm) dan Rosina Bano Muti (almh).
Setelah Marthen, berikut adik-adiknya: Yulius Bria Seran (alm), Marsel Bria Seran, Agus Bria Seran, Yohanes Bria Seran, Stefanus Bria Seran, Petrus Bria Seran, Eduardus Bria Seran, Hildegardis Bria Seran, Adrianus Bria Seran dan Yanuarius Bria Seran.

Marthen termasuk salah satu politisi senior di Kabupaten Belu dan Malaka. Sejak 1971, dia bergabung di Partai Golkar yang pada awalnya bernama Sekretariat Bersama (Sekber) Golkar. Kepiawaiannya mengurus Partai Golkar mengantarkannya ke Senayan dengan menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar periode 1999-2004.

Wawasan kebangsaannya sangat kuat. Hal ini terbukti dengan banyak kader Partai Golkar di zamannya yang berasal dari lintas latar belakang baik Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *