Tokoh Politik Belu-Malaka Meninggal Dunia

ATAMBUA, TIMORline.comTokoh politik senior Belu-Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Marthen Bria Seran, Sabtu (22/06/2019) pagi sekira pukul 04.00 wita meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr Gabriel Manek, SVD, Atambua, Kabupaten Belu.
“Mohon dukungan doa”, begitu berita duka yang disampaikan Kabag Humas Sekretariat Kabupaten (Setkab) Malaka, Frida Klau, yang disebar melalui akun grup WhatsApp wartawan yang selama ini meliput di wilayah Kabupaten Malaka, Sabtu (22/02/2019) pagi pukul 08.03 wita.
Berikut pesan lengkap Frida:
Telah meninggal dunia Kk kami yang tertua : MARTIN BRIA SERAN, B.Sc di Rumah Sakit Umum Atambua, Sabtu, 22 Juni 2019 jam 04.00.
Mohon dukungan doa.
Informasi terakhir menyebutkan, saat ini jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka, Tanah Merah, Atambua. Untuk informasi pemakaman menyusul.
Marthen Bria Seran adalah salah satu birokrat dan politisi handal. Terakhir, di birokrasi Pemkab Belu, Marthen menjabat Kepala Dinas Pendapatan Daerah. Dari sana, Marthen masuk ke jalur politik melalui Partai Golkar.

Di masa-masa sulit dunia politik praktis saat itu, 1971, Marthen memilih Golkar yang lebih keren disebut Organisasi Sosial Politik (Orsospol). Dia harus bermain cantik untuk menegakkan Pancasila dan UUD 1945 berhadapan dengan para lawan politik besar, Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI).

Pada 1999, Marthen terpilih sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Golkar untuk periode 1999-2004. Sejak itu, Marthen juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Belu, hingga 2012.
Marthen yang dikenal teguh dalam prinsip dan tangguh dalam memperjuangkan kepentingan rakyat melalui jalur politik membuatnya sangat disegani baik di kalangan sesama politisi maupun lawan politik.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Satu tanggapan untuk “Tokoh Politik Belu-Malaka Meninggal Dunia

  • Juni 22, 2019 pada 11:12 am
    Permalink

    Kami sekeluarga Besar Ray Belu,,dan Ray Malaka diDaerah Rantauan turut berdukacita atas kepergian Kak Ulu Marthen,,dan Kepergian Tokoh senior kita,,,kami rasa kehilangan Senior besar kita

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *