Ketua Suku Naifio di Malaka Meninggal Dunia

BAKILIURAI, TIMORline.com-Ketua Suku Naifio di Desa Tunabesi Kecamatan Io Kufeu Kabupaten Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Matias Mau Dini meninggal dunia pada Senin (10/06/2019) dan dikuburkan pada Rabu (12/06).
Matias lahir pada 1931 di Efudini Desa Ikan Tuanbeis dan meninggal dunia di Bakiliurai Desa Tunabesi pada usia 88 tahun.
Sebelum meninggal, Matias mengalami sakit stroke sangat lama. Selama sakit, dia dibantu dengan doa-doa dari para pastor dan umat setempat yang mempunyai karunia khusus.
Istrinya Oliva Uruk malahan telah lama meninggal mendahuluinya. Dari perkawinannya dengan Oliva, Matias-Oliva tidak dikaruniai anak. Tetapi, dari keluarga istrinya, Matias-Oliva mengadopsi dua anak secara adat, yakni Yasintha Muti dan Oktovianus Klau.
Sebelum penguburan yang dilakukan pada Rabu (12/06), dilalukan perayaan misa kudus yang dipimpin Romo Yaved Liberatus Makus, Pr.
Perayaan misa kudus ini dihadiri keluarga besar Suku Naifio dan ketua suku besar lainnya, yakni Suku Manuinfaif dan Suku Enonaek.
Tampak hadir pula mantan Wakil Bupati Belu Ludo Taolin dan anggota DPRD Malaka dari Partai Amanat Nasional (PAN) Wendelinus Taolin.
Romo Yaved dalam kotbahnya mengharapkan keluarga besar Suku Naifio meneladani Matias semasa hidupnya.
“Hal-hal yang baik kita pertahankan. Yang tidak baik jangan memecah-belah keluarga. Sebaliknya, hal-hal yang tidak baik harus dicarikan solusinya sehingga keluarga besar Suku Naifio tetap kompak dan bersatu”, demikian Romo Yaved.
Ludo Taolin yang mewakili keluarga mengapresiasi keteladanan Matias. Sebab, semasa hidupnya, Matias selalu menunjukkan tata laku yang baik di bidang pemerintahan, agama dan adat.
“Bapak Matias menjadi ketua suku sewaktu saya masih muda. Semua orang tahu dan kenal dia sebagai pemimpin yang berkomitmen kuat baik dalam pemerintahan, agama maupun adat”, demikian Ludo.
Saat berita ini diturunkan, keluarga besar Suku Naifio baik anak-anak maupun dewasa masih berada di tempat duka.
Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *