Ketua MUI Malaka: Terimakasih Pak Bupati dan Masyarakat Malaka

BETUN, TIMORline.com-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malaka Zaenal Muttaqin mengucapkan terimakasih kepada Bupati Malaka Stefanus Bria Seran dan Camat Malaka Tengah Eduardus Bere Atok yang telah mengizinkan pelaksanaan Shalat Id umat Islam berlangsung di Lapangan Umum Betun, ibukota Kabupaten Malaka, Rabu (05/06/2019).

Hal itu disampaikan di kediamannya saat menerima para tamu dan undangan yang datang silahturahmi. Tamu yang tampak adalah Ketua Forum Kerukunan Antarumat Beragama (FKUB) Kabupaten Malaka Romo Edmundus Sako, Pr, beberapa Kapolsek dan anggota, Pol PP, Dinas Perhubungan, Orang Muda Katolik (OMK) dan Tunggal Hati Seminari- Tunggal Hati Maria (THS-THM) Paroki Santa Maria Fatima Betun.

Zaenal secara pribadi dan selaku Ketua MUI sekaligus NU Kabupaten Malaka bersama umat Islam di Malaka juga mengucapkan terimakasih kepada semua pimpinan agama dan masyarakat Malaka pada umumnya yang dengan caranya mendukung pelaksanaan Shalat Id di Betun.

“Terimakasih atas dukungan semuanya yang telah memperlancar pelaksanaan Shalat Id di Lapangan Umum Betun”, katanya.

Ketua MUI Kabupaten Malaka Zaenal Muttaqin dan Ketua FKUB Kabupaten Malaka Romo Edmundus Sako, Pr pose bersama tamu lainnya. (Foto: Cyriakus Kiik/Timorline.com).

Zaenal menilai, kerjasama antarumat beragama dan semua elemen masyarakat  di Kabupaten Malaka selama ini sudah baik dan perlu dipertahankan.

“Kerjasama ini merupakan milik kita bersama”, tandas Zaenal.

Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Malaka ini lebih jauh memgajak umat Islam di Kabupaten Malaka agar  dalam momentum Idul Fitri ini saling bersilahturahmi dan saling bermaaf-maafan.

“Egoisme pribadi harus dilepaskan untuk saling bersilaturahmi dan saling bermaaf-maafan. Dengan demikian umat Islam kembali suci”, demikian Zaenal.

Ketua FKUB Kabupaten Malaka Romo Edmundus Sako, Pr dalam sekapur sirih yang disampaikannya mengatakan, Idul Fitri adalah hari bahagia umat muslim.

“Kita bersyukur karena kerjasama yang sudah terbangun baik selama ini dalam kehidupan bermasyarakat,  berbangsa dan bernegara. Kerjasama seperti ini baik untuk membangun peradaban demi kesejahteraan bersama”, katanya.

Di hadapan umat muslim dan para tamu  yang hadir, Romo Edmundus memohon maaf bila selama hidup bersama dalam FKUB selama ini berselisih paham.

Penulis/Editor: Cyriakus Kiik

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *